10 Obyek Wisata di Bengkulu Untuk Rekreasi Bersama Keluarga

Bengkulu merupakan salah satu provinsi di Indonesia di mana ibu kotanya berada di Kota Bengkulu. Provinsi ini terletak di bagian barat daya pulau Sumatera. Di wilayah Bengkulu pernah berdiri kerajaan-kerajaan berdasarkan etnis seperti Kerajaan Sungai Serut, Kerajaan Pat Petulai, Kerajaan Selebar, Kerajaan balai Buntar, Kerajaan Sungai Lemau, Kerajaan Sekiris, Kerajaan Gedung Agung, dan Kerajaan Marau Riang. Wow banyak sekali yah kerajaan yang pernah ada di Bengkulu. Lalu apakah tempat wisatanya juga sebanyak kerajaannya? Baiklah, ini dia ke 10 tempat wisata yang telah kami rangkum untuk Anda, yaitu:

1. Danau Dendam Tak Sudah
Konon, ada sepasang kekasih menjalin hubungan yang tak direstui dari kedua belah pihak keluarga memutuskan untuk menenggelamkan diri di danau ini. Sayangnya keadaan antara kedua keluarga semakin memburuk sehingga muncullah nama Danau Dendam Tak Sudah. Namun, di danau ini dapat ditemukan anggrek langka yaitu anggrek pensil. Danau yang berada di Kota Curup Bengkulu Utara ini menjadi danau yang dijadikan sebagai tempat wisata dan juga penelitian.

2. Pulau Tikus
Pulau karang seluas 2 hektar yang dapat ditempuh 40 menit dari pantai Pasir Panjang dengan perahu motor. Jika keberuntungan memihak Anda, akan dapat ditemui penyu hijau dan penyu sisik yang bertelur di malam hari. Terdapat sebuah mercusua yang masih berfungsi di pulau yang menawarkan aktivitas menyelam, snorkelling, dan memancing.

3. Sungai Air Berau
Berada di Kabupaten Muko-muko sungai ini menjadi arena yang tepat untuk meluapkan adrenalin tinggi Anda untuk berarung jeram atau hanya sekedar memancing ikan. Perayaan upacara Anak Daro Mandi ke Air yaitu merupakan ritual memandikan anak bayi yang baru lahir di sungai ini. Terkadang juga diadakan lomba mendayung saat Hari jadi Kabupaten Muko-muko.

4. Masjid Jamik Bengkulu
Bung Karno dibantu dengan warga setempat membangun sebuah masjid tua di ujung Jalan Soeprapto yang dapat Anda nikmati adalah atap masjid berbentuk limas melambangkan persatuan budaya di Bengkulu dan di Indonesia adalah karya Beliau. Masjid yang berjarak 1,2 k m dari benteng Marlborough ini memiliki beberapa tiang dengan ukiran berwarna emas.

5. Museum Negeri Bengkulu
Museum yang berlokasi di Jalan pembangunan nomor 8 Padang Harapan Bengkulu buka setiap hari selain hari Senin dan juga hari libur nasional yang dimulai pukul 08.00-13.00 dengan lebih dari 6.000 koleksi benda-benda bersejarah terbagi menjadi 10 kategori. Satu koleksi yang banyak memancing para wisatawan adalah mesin cetak uang merah dengan merk Golden Press. Terdapat pula 126 naskah kuno anonim, kain khas Bengkulu dikenal dengan nama Kain Bersurek, peralatan rumah tangga zaman dahulu, senjata tradisional dan miniatur rumah adat.

6. Pantai Pasir Panjang
Pantai dengan garis pantai terpanjang di Indonesia sepanjang 7 km dengan garis pasang surutnya mencapai 500 meter ini banyak dijumpai pohon cemara dan pohon pinus, tak ada sedikitpun dapat ditemui pohon kelapa. Pantai ini letaknya dekat dengan gedung perkantoran dan pusat perbelanjaan. Kawasan ini akan ramai di pagi hari dan sore hari karena banyak orang jogging dan menikmati matahari terbenam yang cantik di Bengkulu.

7. Pantai Tapak Paderi
Pantai ini juga terkenal akan sunset yang cantik nan eksotis yang biasa digunakan sebagai lokasi Festival Tabot yaitu peringatan wafatnya Husein bin Abi bin Abu Thalib. Dalam festival ini akan banyak pertunjukkan seni, perlombaan, dan digelar pasar kaget yang menjual aneka kuliner, pakaian, dan bahkan souvenir khas Bengkulu.

8. Benteng Marlborough
Sebuah bukti bahwa Inggris pernah menguasai kawasan ini dan menjadikan benteng ini sebagai benteng pertahanan, namun saat ini justru menjadi tempat wisata bersejarah. Benteng pertahanan kedua setelah benteng St George di India di bawah pemerintahan Inggris dibangun pada tahun 1713-1719 yang berbentuk menyerupai kura-kura jika dilihat dari atas. Uniknya ada sebuah jembatan yang menghubungkan antara bagian kepala dan badan kura-kura ini. Dalam benteng yang dulunya menjadi tempat penyimpanan dan perdagangan rempah-rempah ini terdapat ruang tahanan, kantor pemerintahan Inggris, gudnag senjata, dan terowongan dengan ukuran 6 x 2 meter.

9. Rumah Pengasingan Bung Karno
Jika Anda menyukai pelajaran Sejarah, pasti Anda akan mengetahui rumah yang disewa oleh Belanda dari pedagang Cina untuk mengasingkan Bung Karno selama 4 tahun pada tahun 1938-1942 di rumah yang berukuran 9 x 18 meter. Arsitekur rumah khas Cina terlihat dari bentuk lubang angin dan beberapa ornamen di rumah yang dapat ditemukan koleksi-koleksi buku Bung karno, sepeda, meja, kursi, ranjang, mesin jahit, bahkan surat cinta antara Bung karno dengan Fatmawati, sampai sumur tua di belakang rumah yang dipercaya dapat mengabulkan suatu permohonan jika pengunjung membasuh wajah dengan airnya. Hanya perlu membayar Rp 2.500,00 Anda dapat langsung merasakan rumah sebagai saksi hidup dari presiden pertama kita.

10. Danau Mas Harun Bastari
Danau dengan kepulauan di tengahnya berbentuk huruf C melambangkan nama kota Curup menurut warga sekitar. Anda juga dapat melihat kebun sayuran milik warga dan pepohonan rindang lengkap dengan lahan parkir, toilet, mushola, arena bermain anak, toko souveni, hingga warung makan. Danau yang juga menyediakan permainan seperti flying fox, sepeda air dan perahu ini berada di Kecamatan Selupu Rejang, wilayah Kabupaten Rejang Lebong, Propinsi Bengkulu.

Sungai Air Berau bengkulu Benteng Marlborough bengkulu Danau Dendam Tak Sudah bengkulu Danau-Mas-Harun-Bastari bengkulu Museum-Negeri-Bengkulu Pantai Pasir Panjang bengkulu Pantai Tapak Paderi bengkulu Pulau Tikus bengkulu Rumah Pengasingan Bung Karno bengkulu

One Response

  1. kresna November 14, 2015

Add Comment