10 Obyek Wisata di Jambi Untuk Rekreasi Bersama Keluarga

Jambi merupakan salah satu provinsi di indonesia yang terletak di pesisir timur bagian tengah Pulau Sumatera. Jambi adalah tiga provinsi di Indonesia yang ibukotanya bernama sama dengan nama provinsinya selain Bengkul dan Gorontalo. Jambi merupakan tempat berasalnya Bangsa Melayu yaitu dari Kerajaan Malayu di Batang Hari Jambi. Lantas tempat wisata apa saja yang ada di provinsi dengan bahasa Melayu Jambi yaitu berdialek o ini, antara lain:

1. Tanggo Rajo
Kawasan ini akan ramai saat malam hari untuk menikmati malam di tepi Sungai Batanghari yang merupakan sungai terpanjang di Sumatera. Kawasan ini hampir sama dengan Taman alun-alun Kapuas atau Pantai Losariyang akan ditemui banyak penjual kuliner khas Jambi. Anda juga dapat duduk santai sembari menunggu suasana matahri terbenam yang terkenal cantik di sini. Tempat ini terletak di Jalan Sultan Thaha Pasar Jambi dimana setiap peringatan HUT Jambi dan berbagai acara besar lainnya berlokasi di kawasan ini.

2. Candi Muaro jambi
Sebuah candi peninggalan Kerajaan Sriwijaya dan Melayu beraliran Bdudhisme ini merupak kompleks candi terluas di Indonesia. Di tahun 2009, UNESCO menetapkan bahwa candi ini adalah situs warisan dunia dengan susunan batu bata merah yang wajib dilindungi dan dijaga. Candi ini pertama kali ditemukan oleh Letnan Inggris bernama S.C Crooke tahun 1820 yang kemudian mengalami pemugaran tahun 1975, sampai sekarang Candi ini memiliki 61 candi yang sebagian besar masih tertimbun tanah. Beberapa perkakas rumah juga dapat ditemukan di sini dimana sebagai barang bukti bahwa kawasan ini dulu dijadikan sebagai tempat tinggal para biksu. Anda dapat mengunjungi candi di Kecamatan Muaro Sebo untuk melihat keramik Cina dari Dinasti Song yang mempunyai hubungan dengan kerajaan Sriwijaya dengan bangsa Cina.

3. Monas Jambi
Siapa bilang Monas hanya terdapat di Jakarta saja? Di Jambi juga terdapat Monas yang mirip dengan Monas di Jakarta, dengan ukuran yang lebih kecil dengan terpajang empat buah jam dinding di masing-masing sisi lengkap dengan ukiran berbentuk angsa di bawah masing-masing sebanyak empat buah.

4. Kolam Renang Tepian Rajo
Kolam renang ini mempunyai ukuran 20 x 50 meter persegi berstandar internasional ini berada di Jalan kapt Sujono Kecamatan Kota Baru sekitar 6 km dari pusat kota Jambi yang sering digunakan sebagai kolam renang bagi anak-anak sekolah dan diadakan pelatihan abhkan pertandingan polo air.

5. Taman Mini dan Taman Rimba Jambi
Kompleks tempat wisata yang menawarkan sarana olahraga dibagi menjadi dua bagian yaitu Taman Mini dan Taman Rimba. Konsep dari Taman Mini Jambi sama halnya dengan Taman Mini di Jakarta, dimana akan menampilkan budaya setiap kabupaten di Jambi. Sedangkan Taman Rimba adalah kebun binatang kebanggaan warga Jambi lengkap dengan sangkar burung berbentuk setengah lingkaran kaca raksasa berisi burung bangau dan burung kasuari. Di akhir pekan akan ramai pengunjung menggunakan sebuah stadion olahraga untuk berolahraga. Kawasan seluas 18 hektar ini berada di Jalan Sunaryo sekitar 500 meter dari Bandara Sultan Thaha Syaifuddin.

6. Danau Sipin
Dikenal juga dengan Solok Sipin merupakan tempat budidaya ikan air tawar seperti mujair dan nila yang berlokasi di Simpang Baluran Kenali, Kecamatan Telanipura yang dapat ditemukan keramba dan jaring milik nelayan di tengah danau. Anda dapat melihat lebih dekat aktivitas para nelayan dengan menyewa perahu seharga Rp 5.000,00 per orang yang dapat menampung sebanyak 3-4 orang. Lidah Anda akan bergoyang saat menyantap hidangan spesial berbahan ikan tawar segar di warung sekitar danau ini.

7. Museum Negeri jambi
Bangunan yang menyerupai Rumah Kajang Lako yaitu rumah Adat Jambi berada di Jalan Urip Sumoharjo Nomor 1, Jambi. Tampat ini dibuka pada hari Senin-Kamis pukul 08.00-15.00 dan Hari Jumat pukul 07.15-11.00 serta hari Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional ditutup. Biaya retribusi sebesar Rp 3.000,00 untuk dewasa dan Rp 1.000,00 untuk anak-anak akan menyuguhkan koleksi benda yang mempunyai nilai sejarah dan seni budaya yang tinggi Pulau Jambi dari masa ke masa.

8. Taman Anggrek Sri Soedewi
Cukup membayar retribusi sebesar Rp 2.000,00 bagi dewasa, dan Rp 1.500,00 bagi anak-anak untuk menikmati kawasan dengan lebih dari 60 jenis anggrek ditanam di tanah seluas 2,5 hektar di jalan Ahmad yani atau depan kantor Gubernur Jambi. Saat Anda pulang, Anda akan diberi bibit bunga secara cuma-cuma untuk Anda tanam di rumah setelah memperoleh berbagai informasi mengenai merawat anggrek dengan benar.

9. Masjid Agung Al Falah
Terkenal dengan nama Masjid Seribu Tiang tanpa ditemukan dinding sehingga sirkulasi udara dan pencahayaan sangat bagus di sini. Sebenarnya masjid hanya memiliki 256 tiang saja yang telah dibangun selama 9 tahun antara tahun 1971-1980 yang dapat menampung jamaah sampai 10.000 yang berada di Jalan Sultan Thaha nomor 60 Legok, Kecamatan Telanaipura.

10. Pasar Keramik Sitimang
Pasar yang terkenal sebagai tempat penjualan keramik di jambi sejak tahun 1980an menyediakan berbagai keramik seperti toples, sampai hiasan rumah, guci, dan peralatan makan. Keramik-keramik ini diperoleh langsung dari Cina dengan motif yang tak dapat ditemukan dimana pun.

Tanggo-Rajo Candi Muaro Jambi Danau-Sipin Kolam Renang Tepian Rajo Masjid Agung Al Falah Monas Jambi Museum Negeri Jambi Pasar Keramik Sitimang Taman Anggrek Sri Soedewi Taman Mini Jambi Taman Rimba Jambi

One Response

  1. Travedisi August 29, 2017

Add Comment