10 Obyek Wisata di Manado Untuk Rekreasi Bersama Keluarga

Kota Manado merupakan ibukota provinsi Sulawesi Utara yang seringkali disebut Menado. Motto Sullawesi Utara adalah Si Tou Timou Tou, sebuah filsafat hidup masyarakat Minahasa yang dipopulerkan oleh Sam Ratulangi yang berarti Manusia Hidup untuk Memanusiakan Orang Lain atau Orang Hidup untuk Menghidupkan Orang Lain. Dalam ungkapan bahasa Manado, sering kali dikatakan Baku Beking Pande yang secara harafiah berarti Saling menambah pintar dengan Orang lain. Wow, sungguh arti yang sangat menakjubkan yah. Nah sesuai dengan ungkapan Baku Beking Pande, kali ini kita telah merangkum 10 tempat wisata di Manado untuk referensi destinasi Anda, yaitu:

1. Pantai Malalayang
Pantai yang juga menyuguhkan keindahan biota laut yang dapat Anda tempuh sejauh 4 km dari pusat kota Manado akan menyuguhkan sajian ombak relatif tenang hinggan membasahi pasir pantai yang hitam. Salah satu kuliner khas pantai ini yang sudah mendunia adalah pisang goreng bercampur dengan sambal dabu-dabu yang akan menggugah selera Anda. Sepiring pisang goreng khas Manado menjadi teman untuk menikmati panorama sunset di Malalayang.

2. Taman Laut Bunaken
Di tahun 2005 UNESCO telah menetapkan bahwa taman laut Bunaken merupakan situs warisan dunia yang akan kaya dengan keindahan biota laut yang dimiliki. Sebanyak 39 titik lokasi penyelaman dapat dijadikan pilihan jika Anda ingin menikmati kehidupan bawah laut Bunaken. Anda juga dapat menikmati sajian bawah laut menggunakan kapal selam yang dirancang khusus dengan dinding kaca yang sangat memudahkan penumpang kapal selam melihat gerak-gerik biota laut yang cantik. Jika Anda berada di pelabuhan Manado, Anda dapat menuju kawasan ini menggunakan speed boat selama 35 menit.

3. Arung Jeram Sawangan
Nah olahraga ini selalu menjadi sahabat para pencari olahraga yang memacu adrenalin. Anda hanya akan mengeluarkan uang sebesar Rp 180.000,00 untuk menikmati arus sungai lengkap dengan batuan besarnya yang harus Anda taklukan sekitar 2 jam dari titik mulai di Resort River Park untuk menghabiskan jalur arung jeram sepanjang 9 km ditemani dengan para monyet bergelantungan di pohon yang menyaksikan aksi Anda menaklukan rute sungai yang berada di Desa Sawangan.

4. Danau Tondano
Danau vulkanik terbentuk dari letusan gunung purba dimana di tengah danau terdapat sebuah pulau dan berada di ketinggian 600 mdpl. Danau seluas 4.000 hektar memberikan pemandangan ketiga gunung yang mengelilingi yaitu Gunung Tampusu, Gunung Masarang dan Gunung Kawen. Pemandangan lain yang merupakan aktivitas warga lokal yaitu para nelayan yang sedang menebar jaringnya. Jika Anda ingin bergabung atau hanya ingin melihatnya lebih dekat, Anda hanya perlu mengeluarkan Rp 50.000,00 untuk menyewa perahu motor yang muat menampung sebanyak 10 orang. Puas berkeliling danau dengan perahu, silahkan mencicipi ikan betutu atau sajian lainnya berbahan ikan tawar segar yang merupakan makanan khas kawasan ini.

5. Taman Wisata Tandurasa
Butuh waktu dua jam dari pusat kota Manado untuk sampai di Kecamatan Aertembaga. Karena di kawasan ini, Anda akan melihat aneka jenis satwa khas Sulawesi mulai dari babirusa, monyet hitam, tarsiu, dan aneka jenis burung berterbangan. Eits, Apa itu Tarsius? Tarsius merupakan hewan yang berbentuk menyerupai monyet dan panjang kakiknya sekitar 15 cm dimana panjang kaki dan tangannya lebih panjang daripada ukuran tubuhnya. Keunikan Tarsius yang telah menjadi ikon Sulawesi Utara adalah mata besar yang dimiliki memenuhi muka lucunya.

6. Air Terjun Kima Atas
Air terjun yang berlokasi di Kelurahan Kima Atas atau sekitar 15 km dari pusat kota Manado, akan membuat Anda tak henti-hentinya memuji panorama alam sekitar air terjun yang masih sangat alami dan asri. Air terjun ini memiliki tiga tingkatan dengan aliran air yang tak terlalu deras. Tersedia juga penjual yang menjajakan kuliner khas Manado yang tak boleh Anda lewatkan.

7. Bukit Kasih
Bukit yang ada di desa Kanonang sekitar 55 km dari pusat kota Manado ini merupakan bukit yang menjadi simbol kerukunan beragama di Manado. Sesampainya di sini, monumen setinggi 22 meter disebut Tugu Toleransi akan Anda lihat pertama kali. Monumen yang berbentuk segilima ini, terdapat simbol dari masing-masing agama sesuai dengan kutipan ayat kitab suci yang dituang di setiap sisi monumen. Jika Anda menuju ke atas, akan ditemu kelima rumah ibadah yang dihubungkan dengan anak tangga berliku sebanyak ratusan tangga. Ada satu menara yang sangat tinggi mencapai 53 meter yaitu salib berwarna putih yang dapat dilihat meskipun Anda berada di Boulevard yang ada di pusat kota Manado.

8. Kawasan Boulevard
Dahulu, kawasan ini dijadikan lokasi berjualan para pedagang kaki lima sampai pemerintah kota merubah kawasan ini menjadi landmark kota Manado yang terletak di sepanjang jalan Pierre Tendean. Kawasan ini akan ramai dipenuhi pengunjung untuk menikmati senja saat matahari mulai terbenam. Saat malam tiba, tempat ini langsung berubah menjadi tempat kumpulnya kuliner-kuliner khas Manado dan kuliner daerah lainpun ikut membuat suasana makin lengkap.

9. Museum Negeri Sulawesi Utara
Mengetahui segala informasi yang berkaitan dengan kota yang sedang kita kunjungi baik dari sejarahnya, budayanya, kehidupannya, maupun wisatanya dapat kita peroleh dengan berkunjung ke sebuah museum. Di Manado terdapat Museum Negeri Sulawesi Utara yang menggambarkan budaya dari suku asli Sulawesi Utara yaitu Minahasa. Museum yang berlokasi di Jalan WR. Supratman ini menyajikan aneka miniatur seperti rumah adat, pakaian adat, alat menangkap ikan, peralatan rumah tangga, sampai benda peninggalan pahlawan daerah, totalnya sekitar 2.810 koleksi yang ada di museum ini. Harga yang sangat-sangat terjangkau bila dibandingkan dengan ilmu yang akan diperoleh sepulang dari sini, karena hanya Rp 1.000,00 bagi dewasa dan Rp 250,00 bagi anak-anak yang ingin menikmati Museum ini.

10. Kota Bunga Tomohon
Hanya sekitar 22 km dari pusat kota Manado, Anda Akan menemukan kota Tomohon yang terkenal sebagai Kota Bunga yang membudidayakan aneka jenis bunga yang berada di kebun masing-masing rumah warga lokal. Kawasan kaki Gunung Lokon memang menguntungkan bagi warganya untuk membudidayakan aneka bunga yang indah di atas tanah subur dan ideal. Datanglah dan menginap antara bulan Juni-Agustus untuk melihat keramaian parade bunga dan berbagai pertunjukkan seni setiap tahunnya.

Taman Wisata Tandurusa manado Air Terjun Kima Atas manado Arung Jeram Sawangan manado Bukit Kasih manado Danau Tondano manado Kawasan Boulevard manado Kota Bunga Tomohon manado Museum Negeri Sulawesi Utara manado Pantai Malalayang manado Taman Laut Bunaken manado

Add Comment