5 jenis makanan yang tidak boleh dimakan ibu hamil saat cuaca panas

Selama cuaca panas, terutama di musim panas, makan ibu harus berhati-hati agar tubuh terasa nyaman dan janin terlindungi dengan baik. 5 jenis makanan yang sebaiknya tidak Anda makan di cuaca panas ini adalah makanan yang kaya gizi namun tidak cocok untuk cuaca panas, ibu memilih untuk memperhatikan makanannya agar tidak terjadi kesalahan dalam makan selama kehamilan.

  • Kacang menyebabkan ibu memiliki suhu tubuh yang meningkat

Biji-bijian bergizi bagi ibu hamil dan janin, yang merupakan makanan ringan yang sangat ramah untuk Anda sepanjang masa kehamilan Anda. Namun, mereka juga masuk dalam daftar hamil sebaiknya tidak makan di musim panas.

Padahal, kacang hanya menyebabkan panas saat Anda makan terlalu banyak. 50 g biji bunga matahari mengandung jumlah panas yang sama dengan semangkuk penuh nasi. Oleh karena itu, wanita hamil harus dibatasi untuk makan banyak kacang-kacangan selama cuaca panas untuk menjaga agar panas tubuh tetap stabil.

  • Buah hangat bisa menyebabkan jerawat dan ruam

Banyak ibu berpikir bahwa karena mengandung banyak air, vitamin dan mineral, buah adalah pilihan sempurna untuk nutrisi musim panas. Namun, tidak semua buah sangat jinak, terutama yang beriklim sedang. Makan terlalu banyak buah ini tidak sehat, tapi juga menyebabkan panas masuk ke dalam tubuh.

Persik, meski kaya zat besi, kaya protein, gula, seng, dan pektin, namun menyebabkan diare dan penyakit gastrointestinal akut lainnya saat dimakan terlalu banyak.

Plum adalah contoh bagus lain dari buah yang tidak sehat bagi wanita hamil jika mereka banyak makan. Plum jika dikonsumsi berlebihan akan menyebabkan badan tampak ruam danjerawat muncul.

  • Makanan kaya protein yang mengurangi trytophan di otak menyebabkan ibu lelah

Protein adalah nutrisi penting di menara nutrisi untuk ibu hamil selama kehamilan. Namun, jangan berlebihan makan terlalu banyak, terutama saat musim panas. Anda hanya harus menambahkan jumlah moderat yang direkomendasikan oleh ahli gizi.

Musim panas, suhu naik, cairan darah dalam tubuh jadi bervariasi dalam berbagai tingkat. Bila suhu melebihi 35 derajat celcius, darah menjadi lengket, makan makanan berprotein tinggi seperti daging akan mengurangi jumlah tritophan di otak, membuat semangat menjadi lelah, gugup, cemas.

Apalagi makan banyak daging juga menurunkan kadar kalsium dalam tubuh, jelas tidak baik untuk perkembangan janin dan kesehatan ibu. Belum lagi faktor ini juga meningkatkan sifat emosional dan mudah marah.

  • Gula menyebabkan ibu melemahkan sistem kekebalan tubuh

Kue dengan gula yang tinggi, tidak hanya meningkatkan gula darah, berisiko terkena diabetes, tapi juga menyebabkan kerusakan gigi, kelebihan berat badan dan obesitas pada wanita hamil.

Di cuaca panas, jumlah gula yang dimasukkan ke dalam darah akan merangsang bakteri untuk berkembang biak pada kulit, menyebabkan pembengkakan dan jerawat; Di sisi lain, hal itu juga mengganggu keseimbangan asam basa dalam darah, mengurangi resistensi dan melemahkan sistem kekebalan tubuh.

  • Makanan yang tinggi lemak bisa menyebabkan distensi abdomen

Wanita hamil dengan kembung, mulas, gangguan pencernaan, makan banyak makanan berminyak di musim panas akan memperparah situasi. Minyak lemak menyebabkan darah tetap berada di perut, usus, mengurangi aliran darah ke otak, meningkatkan perasaan distensi, anoreksia, kelelahan.

Saat hamil, apa yang harus dimakan dan apa yang tidak boleh makan selalu menjadi pertanyaan agar ibu dapat menjawab pertanyaan tersebut. Apalagi di musim panas ini, iklim menjadi panas sehingga ibu menjadi lelah atau mendambakan beberapa makanan lainnya.

5 jenis makanan yang sebaiknya tidak dimakan saat cuaca panas, harus ibu perhatikan. Tambahkan nutrisi yang tepat saat kondisi cuaca panas untuk  mendapatkan kenyamanan saat hamil dan janin menjadi sehat.

Add Comment