Apa itu asam urat dan penyakit asam urat

Drwox.com – Kaki saya linu-linu, ini asam urat bukan ya dok? Pertanyaan ini sering diutarakan pasien kepada kami saat pasien tersebut mengalami nyeri yang berkepanjangan. Sebenarnya apa itu asam urat dan penyakit asam urat. Berikut ulasan singkatnya.

DEFINISI ASAM URAT

Asam urat merupakan sisa metabolisme zat purin yang berasal dari makanan yang kita konsumsi, dengan kata lain, asam urat merupakan hasil samping dari pemecahan sel dalam darah. Umumnya purin berasal dari tubuh makhluk hidup yang kita makan, baik itu berasal dari hewani ataupun nabati (tumbuhan). Purin juga dapat dihasilkan oleh tubuh dari hasil pemecahan sel-sel tubuh kita pada penyakit tertentu.

PENYAKIT ASAM URAT

Kadar asam urat dalam darah seseorang normalnya berkisar antara 2,4-6,0 mg/dl pada wanita dan 3,0-7,0 pada pria.Normalnya asam uratakan selalu dikeluarkan oleh tubuh setiap hari melalui feses (tinja) dan urin (air kencing), apabila tubuh tidak mampu mengeluarkan asam urat tersebut maka akan terjadi penumpukan asam urat dalam tubuh. Ketidakmampuan tubuh mengeluarkan asam urat dapat terjadi akibat kerusakan pada ginjal, orang yang mengkonsumsi alkohol, pemecahan jaringan yang berlebihan, atau akibat pemasukan (intake) makanan yang terlalu banyak mengandung purin tinggi. Asam urat yang menumpuk tersebut dapat berkumpul pada sendi, atau pada ginjal dan saluran kencing. Bila asam urat menumpuk pada sendi maka akan muncul gejala bengkak, nyeri pada sendi.

GEJALA PENYAKIT ASAM URAT

Asam urat yang berlebihan (menumpuk) pada tubuh umumnya akan berkumpul pada sendi. Sendi yang terkena biasanya akan membengkak, merah, panas, dan nyeri. Nyeri sendi biasanya dirasakan terutama pada pagi hari atau saat bangun tidur. Kaki dan tangan juga terasa linu dan kesemutan. Penyakit yang ditandai dengan peradangan sendi akut yang disebabkan karena reaksi jaringan sekitar sendi terhadap penumpukan asam urat tersebut disebut sebagai Gout Artritis.

Awalnya sendi akan bengkak, panas dan merah pada 24 jam pertama, dan keluhan ini akan sembuh dalam 3-10 hari kemudian, kemudian setelah itu gejala dapat timbul lagi bahkan bisa sampai demam tinggi, kencing berwarna pekat, perut kembung. Sendi yang paling sering terkena berdasarkan urutannya adalah sendi pangkal ibu jari kaki, pergelangan tumit, lutut, pergelangan tangan, jari tangan dan siku.

DIET atau Pengaturan makan untuk penyakit asam urat

Tujuan dari diet asam urat adalah untuk menurunkan pembentukan asam urat dengan cara menurunkan asupan yang tinggi asam urat. Penurunan berat badan juga merupakan salah satu tujuan diet rendah purin ini.

Syarat diet untuk penderita dengan asam urat tinggi adalah dengan konsumsi rendah purin, tinggi hidrat arang, konsumsi lemak dalam jumlah sedang, minum banyak cairan untuk mengeluarkan asam urat dalam tubuh.

Makanan yang mengandung purin dalam jumlah tinggi (150-800 mg/100 gr bahan pangan) antara lain adalah aneka jerohan  hewan (hati, otak, jantung, paru, limpa, usus), daging angsa, burung dara, telur ikan, kaldu, sarden, alkohol, ragi dan makanan yang diawetkan. Makanan golongan ini sebaiknya dihindari, bahkan kalau bisa tidak dimakan, karena sangat cepat menyebabkan tumpukan asam lemak.

Makanan yang mengandung purin dalam jumlah sedang (50-150 mg/100 gr bahan pangan) antara lain adalah ikan tongkol, tenggiri, bawal, bandeng, daging sapi, ayam, kerang, asparagus, kacang-kacangan, jamur, bayam, kembang kol, buncis, kapri, tahu dan tempe. Makanan golongan ini dapat dikonsumsi setiap hari dengan jumlah terbatas.

Makanan dengan kadar purin rendah (0-15 mg/100 gr bahan panagan) diantaranya adalah sayuran selain dalam kelompok sedang tadi, susu, keju, telur, padi-padian, serealia, buah segarselain durian dan alpukat. Makanan dalam kelompok ini dapatdimakan setiap hari tanpa batasan tertentu.

Add Comment