Apa itu OSTEOARTRITIS

Sunday, November 25th 2012. | Kesehatan

Drwox.com – Osteoartritis merupakan penyakit sendi yang lumayan sering dialami oleh wanita dewasa. Biasanya pasien mengeluh nyeri pada persendian, terutama persendian lutut. Nyeri ini biasanya berlangsung lama dan menyakitkan. Bahkan nyerinya dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Penderita penyakit ini biasanya merasa sangat menderita dan sampai putus asa dalam mengobatinya. Tak jarang segala cara sudah dikerahkan untuk mengatasi penyakit ini. Namun apakah anda tahu tentang penyakit osteoarthritis ini, berikut kami sajikan ulasan umum tentang penyakit osteoarthritis.

 Penyakit Nyeri Sendi

NAMA LAIN Osteoartritis

Artritis degeneratif, penyakit sendi degeneratif

DEFINISI Osteoartritis

Osteoartritis merupakan penyakit sendi kronis (menahun) yang ditandai dengan adanya kerusakan tulang rawan sendi dan tulang di dekatnya sehingga menyebabkan gejala nyeri dan kaku sendi. Pada osteoartritis terjadi gangguan biokimiawi tulang rawannya (hyalin)[1]. Dahulu osteoartritis disebut sebagai penyakit degeneratif, namun belakangan diketahui bahwa kelelahan sendi, penggunaan sendi secara berlebihan dan cedera pada sendi dapat menyebabkan kerusakan pada daerah sendi dan sekitarnya sehingga menyebabkan osteoartritis[2].

PENYEBAB Osteoartritis

Normalnya tulang-tulang pada persendian manusia memiliki kemungkinan kecil untuk saling bergesekan karena adanya cairan sendi diantara tulang tersebut. Gesekan pada tulang-tulang rawan  sendi dan tulang sekitarnya dapatterjadi bila sendi digunakan secara berlebihan atau bila terjadi trauma/cedera pada sendi. Cairan sendi juga dapat berkurang pada beberapa kondisi tertentu, misalnya pada usia lanjut, produksi cairan sendi akan berkurang, vaskularisasi darah ke sendi juga tak sebaik seperti semasa muda.

Osteoartritis berawal dari suatu kelainan dalam proses pembentukan sel-sel tulang rawan sendi, yaitu pada kolagen atau proteoglikan yang menyebabkan tulang rawan tumbuh terlalu banyak tapi tipis dan terbentuklah retakan-retakan pada permukaan tulang rawan tersebut.rongga-rongga kecil  pun terbentuk dibawa kartilago tersebut dan hal inilah yangmenyebabkan tulang menjadi rapuh. Lama kelamaan permukaan tulang rawan akan menjadi kasar dan berlubang-lubang sehingga sendi tidak dapat bergerak secara halus. Tulang pada sendi  juga akan mengalami pertumbuhan berlebih di bagian pinggir tulang sehingga menimbulkan benjolan tulang baru yang dikenal dengan osteofit. Benjolan tulang baru ini menyebabkan nyeri dan menganggu fungsi sendi.

FAKTOR RESIKO Osteoartritis

-          Penggunaan sendi secara berlebihan, atau aktivitas yang menyebabkan penekanan berulang pada sendi, misalnya pada pekerja tambang, supir bus, dan lainnya

-          Obesitas dapat menyebabkan beban sendi bertambah, terutama pada sendi tulang panggul.

-          Usia mempengaruhi terjadinya osteoartritis, dimana dengan semakin bertambahnya usia, maka volume tulang, proteoglikan, vaskularisasi dan perfusi tulang akan berkurang, hal ini menyebabkan penyempitan sendi dan pertumbuhan osteofit.

-          Trauma pada sendi menyebabkan abnormalitas biomekanik pada sendi dan menyebabkan degenerasi dini pada sendi.

-          Genetik

-          Menopause meningkatkan progresivitas terjadinya osteoartritis, dengan terapi hormon pengganti esterogen dapat menurunkan gambaran radiologi OA dan keluhan akan OA.

Osteoartritis dapat dikelompokkan menjadi OA primer dan sekunder. OA primer biasanya terjadi pada usia lanjut, dengan penyebab yang tidak diketahui sebelumnya, dimana tiba-tiba ditemukan kelainan pada daerah sendi dan tidak ditemukan adanya faktor lain yang menyebabkan kerusakan sendi.

OA sekunder dapat terjadi pada usia muda, dimana OA terjadi akibat trauma atau cedera pada sendi dan sekitarnya, atau dapat pula akibat penyakit lain yang mendahuluinya, misalnya pada hiperurisemia.

GEJALA Osteoartritis

-          Nyeri pada sendi terutama pada sendi penopang berat badan, terutama sendi panggul. Sendi lain yang dapat terkena seperti sendi lutut, punggung bawah, jari-jari kaki, leher, pangkal ibu jari. OA paling banyak terjadi pada sendi panggul, namun gejala nyeri dan kaku biasanya ringan.

-          Nyeri yang dialami biasanya menjadi lebih berat bila aktivitas berat atau setelah berolahraga.

-          Kaku sendi terutama pada saat bangun tidur atau pagi hari. Kaku akan berkurang setelah 30 menit menggerakkan sendi tersebut.

-          Sendi tampak membesar akibat pertumbuhan tulang dan tulang rawan

-          Gemeretak pada sendi terutama bila bergerak

-          Nyeri sendi saat digerakkan atau disentuh.

-          Nyeri punggung bila osteoartritis terjadi pada punggung

-          Kelemahan pada tungkai dan lengan, mati rasa, kesemutan atau terasa nyeri apabila osteoartritis mengenai daerah sendi tulang leher.

-          Vertigo, mual, muntah dan gangguan penglihatan bila OA menekan pembuluh darah yang mengalirkan darah ke otak bagian belakang

DIAGNOSIS Osteoartritis

Diagnosis biasanya ditegakkan dari gejala klinis dan gambaran radiologis.

TERAPI atau Pengobatan Osteoartritis

Tujuan terapi adalah untuk mengurangi nyeri dan mengembalikan fungsi sendi/meningkatkan fungsi sendi mendekati normal. Diantaranya adalah:

-          Olah raga yang tepat (peregangan dan penguatan) dapat membantu menjaga kesehatan tulang rawan sehingga meningkatkan daya gerak sendi dan kekuatan otot-otot disekitarnya.

-          Menggunakan sandaran punggung yang keras, kursi/tempattidur dialasi papan.

-          Fisiolterapi dengan pemanasan.

-          Pijatan dan traksi serta pemanasan bila gejala terjadi pada leher.

-          Penurunan berat badan membantu mengurangi nyeri

-          Obat-obatan bukanlah terapi utama penyakit ini. Obat hanya digunakan untuk mengurangi gejala. Obat yang dipakai adalah dari golongan OAINS seperti acetaminophenum, ibuprofen atau aspirin. Bila gejala sangat menganggu dapat disuntikkan kortikosteroid langsung pada sendi

* Disusun oleh drQQ dari berbagai sumber *


[1] m.medicastore.com/index.php?mod=penyakit&id=17 pada tanggal 24 April 2012 . judul Osteoartritis. 2012.

[2]Emedicine.medscape.com/article/330487/-overview# pada tanggal 24 April 2012 judul

SHARE donk kakak...
tags: , , , , , , , ,