Berbagai modus penipuan yang perlu anda tahu

Drwox.com – Beratnya hidup kadang membuat orang menghalalkan segala cara dalam mencari uang. Termasuk di dalamnya dengan cara penipuan. Berikut ini saya ceritakan berbagai pengalaman percobaan penipuan yang pernah saya alami.

  1. Penipuan lewat sms

Sepertinya hampir setiap orang pernah mendapatkan penipuan lewat sms. Mulai dari penipuan mama minta pulsa, mama minta pulsa. Lalu penipuan undian berhadiah dengan berbagai macam gayanya. Kemudian juga penipuan sms yang hanya mengirim pesan “kirim uangnya ke rekening xxx”. Mengapa penipuan ini masih saja terjadi? Hal ini karena masih banyak yang bisa tertipu dengan modus seperti ini. Terutama masayarakat dengan pendidikan rendah atau berada di wilayah yang kurang informasi. Apakah polisi tidak bertindak? Polisi sebenarnya sudah bertindak, dan beberapa diantaranya sudah ditangkap. Namun penjahat lebih banyak dari penegak hukum jadi memang perlu kesabaran dalam mengatasi hal ini.

  1. Penipuan modus sumbangan

Kebetulan saya mempunyai tempat usaha di pinggir jalan. Sehingga hal ini menarik minat para penipu untuk melancarkan aksinya. Dalam sebulan biasanya ada sekitar 5-8 permintaan sumbangan yang masuk ke tempat kami. Sedikit membuat repot. Lalu apa saja modus-modusnya?

Modus sumbangan yayasan tak jelas. Biasanya mereka membawa map dan surat permintaan sumbangan. Beberapa kali di awal buka usaha kami, kami memberikan dana. Namun seiring berjalannya waktu yang datang semakin banyak dengan nama yayasan-yayasan lain yang tidak jelas.

Sumbangan modus LSM. Beberapa mengaku dari LSM tertentu. Lalu LSM tersebut ingin mengadakan kegiatan dan minta sumbangan. Bahkan untuk LSM ini saya kena telak. Hal ini karena si penipu sangat meyakinkan sekali. Saat saya bilang ijin RT RW gimana? Dia bilang dia kenal orang-orang sini dengan sangat meyakinkan. Sesaat setelah si penipu ini pergi saya pergi ke pak RT, dan pak RT mengkonfirmasi bahwa tak ada kegiatan seperti di proposal yang diadakan dalam waktu dekat. Ketipu deh saya, innalillah…

Sumbangan modus membayar tunggakan biaya sekolah. Kronologisnya ibu-ibu datang tiba-tiba tanpa basa basi langsung menyodorkan rincian uang sekolah yang belum dibayar. Saya curiga karena saya Tanya-tanya ibu ini tidak menjawab dengan jelas. Lalu saya suruh minta ijin dulu ke pak RT, dan dia tidak mau. Padahal pak RT lokasinya dekat. Langsung deh si ibu ini ngeloyor pergi.

  1. Penipuan modus dari dinas tertentu

Penipuan ini baru saja kami alami. Kronologisnya, dua orang ibu-ibu memakai baju seragam datang lalu berbicara dengan cepat dan tidak jelas. Ujungnya menyodorkan sertifikat penyumbang bubut abate (pemberantas jentik nyamuk). Mungkin ibu ini terlalu percaya diri masuk ke tempat praktek dokter, dimana pasti seorang dokter tahu bahwa biasanya bubuk abate dibagi gratis oleh pemerintah lewat puskesmas. Saya langsung tidak percaya dan menyuruh ibu tersebut ijin ke pak rt. Dengan nada kesal mereka pergi tanpa pamit. Lalu kemudian saya telepon ke puskesmas, dan benar saja puskesmas membenarkan modus penipuan semacam sangat marak. Saran dari puskesmas, jangan dikasi apapun karena itu termasuk penipuan.

Hati-hati penipu di sekitar kita

  1. Penipuan minta biaya rumah sakit

Kasus ini saya alami beberapa waktu silam saat saya menjalani masa pendidikan di sebuah rumah sakit di Jawa Tengah. Kronologisnya seperti ini, saya sedang menunggu bus untuk pulang ke kampung halaman karena istri saya mau menjalani persalinan. Tiba-tiba seorang laki-laki datang dengan rokok berbau kemenyan yang dihembus-hembuskan ke muka saya. Secara reflek saya menjauh karena saya sangat benci sekali bau rokok. Lalu di dengan santainya dia bilang mas minta duitnya, keluarga saya sakit di rumah sakit. Lalu saya kejar dengan pertanyaan keluarganya siapa sakitnya apa, dan di rawat di ruang apa. Kebetulan saya berdinas di rumah sakit tersebut. Jawaban dari bapak ini terlalu berbelit-belit sehingga saya sangat curiga. Lalu saya bilang ke bapaknya saya kerja di rumah sakit tersebut, coba saya pura-pura telpon ke rumah sakit untuk memastikan pasien yang dimaksud. Tiba-tiba bapak tersebut sudah pergi.

Beberapa minggu kemudian saat saya sedang santai bersama keluarga di alun alun kota tersebut. Tiba-tiba didatangi bapak-bapak yang sama. Persis sekali cara bicaranya dan modusnya. Lalu saya bilang ini keluarga mana lagi pak. Inget gak waktu dulu kita pernah ketemu dan bapak bilang sama persis seperti ini. Eh tiba-tiba langsung pergi deh dia.

  1. Penipuan jual beli barang di internet

Jual beli di internet memang sangat rawan terjadi. Karena bisnis ini modalnya hanyalah kepercayaan. Saya pernah menjual suatu produk ke seseorang. Pembayaran pertama lancar baik, saat pesan dalam jumlah lebih besar dan saya terlanjur percaya saya kirim barang duluan. Dia berjanji akan membayar saat barang. Namun setelah beberapa lama dan melakukan pengecekan ke pihak jasa kirim paket, barang tersebut sudah sampai. Namun demikian si penipu tak lagi menjawab telepon dan sms. Berhati-hatilah saat jual beli di internet.

  1. Penipuan kursus belajar bisnis internet

Dahulu saat pertama kali saya tertarik terjun ke bisnis internet. Saya mencari berbagai macam kursus belajar bisnis internet secara online. Sebagai gambaran, pelatihan bisnis online dahulu tidak semudah didapat seperti sekarang. Lalu ada penawaran privat coaching (dibimbing secara khusus) lewat chatting. Saya membayar beberapa juta, jumlah yang cukup besar waktu itu. saya sangat mempercayai orang ini karena buku-bukunya diterbitkan di toko buku yang cukup terkenal. Namun hanya beberapa kali pertemuan lewat chating, sang mentor menghilang. Tak bisa dihubungi. Ya sudah saya ikhlaskan saja.

Lalu bagaimana dengan pelatihan bisnis online yang saat ini marak juga? Hmm… sebaiknya anda berhati-hati. Saat ini banyak sekali pelatihan bisnis dan bisnis online yang menyesatkan dan berujung pada kekecewaan. Jadi berhati-hatilah. Namun demikian masih banyak mentor bisnis dan bisnis online yang dapat dipercaya.

  1. Penipuan undian berhadiah ujungnya beli barang dulu

Penipuan modus ini memiliki beberapa gaya. Pertama yang saya alami, biasanya di mal atau lampu merah mereka membagi brosur yang berisi nomor undian. Dan dapat dipastikan anda menang undian tersebut. Disitu dengan sangat menyakinkan anda harus datang ke kantor tertentu. Biasanya ruko atau kios kecil di mal. Lalu disitu anda akan dipengaruhi sedemikian rupa sehingga anda akan terpaksa membeli barang yang sebenarnya tidak anda butuhkan dengan harga mahal. Hal seperti ini sampai sekarang masih ada lho. Lalu yang kedua anda ditawari pijat gratis. Dalam pijat tersebut kita akan dikelilingi paling tidak 2-3 orang yang ngomong bebarengan membuat kita bingung. Lalu kita ditawari mengambil kupon hadiah. Lalu salah satu berpura-pura telepon ke kantor pusat apakah hadiahnya masih berlaku. Lalu dia bilang selamat anda mendapat hadiah bla bla bla… namun anda harus membeli barang lain dulu. Sangat menyakinkan sekali, dan banyak yang kena dengan modus seperti ini. Setelah saya mempelajari hipnotis modern, kata teman modus semacam ini menggunakan teknik hipnomarketing. So, berhati-hati ya saat ditawari undian di mal atau supermarket.

  1. Penipuan mengatasnamakan Telkom

Beberapa hari yang lalu saya mendapat telepon yang mengatasnamakan dari Telkom. Dia bilang saya mendapat hadiah bla bla bla. Namun yang aneh setelah dia ngomong gitu dia Tanya ini dengan bapak siapa? Lhoh situ tadi emangnya mencet nomor siapa. lalu saya bentak ini penipuan! Lalu dia tutup telepon deh. Kemudian saya telepon ke Telkom konfirmasi bahwa nomor yang masuk ke telepon saya beberapa menit yang lalu mencoba menipu dengan mengatasnamakan telkom. Saya berharap dengan saya melapor Telkom akan menelusuri nomor telepon tersebut lalu melacak kemudian menindak penipu ini. Ya semoga saja secanggih itu sistem kita. Amiin..

Nah banyak sekali percobaan penipuan yang kami alami. Semoga anda semua tidak mengalami kejadian tersebut. Semoga kita semua selalu dilindungi oleh-Nya dari kejahatan-kejahatan. Amiin. Ingat selalu waspada dan berdoa. Jangan mudah percaya orang lain.

Add Comment