Bolehkan Ibu Hamil Muda Menjalankan Ibadah Puasa?

Meski ibu hamil mempunyai hak dispensasi untuk tidak menjalankan puasa, namun banyak ibu hamil yang masih merasa sanggup untuk menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Pada dasarnya, ibu hamil tetap dapat berpuasa asalkan kondisi kehamilannya benar – benar sehat. Namun, jika ibu hamil mengalami mual muntah secara berlebihan yang biasanya dialami oleh ibu hamil pada trimester satu, maka sebaiknya keinginan untuk menjalankan puasa ditunda dulu.

Seorang ahli kandungan bernama dr Taufik Jamaan, SpOG dalam seminar publik di PB-IDI bertema “Puasa Keadaan Lapar yang Menyehatkan” yang diadakan di Jakarta menjelaskan bahwa ibu hamil akan sering merasa mual, lemas, pusing, dan juga muntah pada trimester pertama. Jika sudah demikian, maka ibu hamil lebih baik jangan memkasakan untuk berpuasa. Perubahan hormonal juga akan dialami oleh ibu hamil pada trimester pertama, perubahan tersebut dapat mengakibatkan produksi asam lambung semakin meningkat, sehingga akan timbul rasa mual dan muntah.

Dokter Taufik mengatakan ibu hamil akan berisiko mengalami dehidrasi dan kekurangan nutrisi jika mual dan muntah terjadi secara terus menerus. Padahal, masa pembentukan otak dan jaringan saraf terjadi pada trimester pertama. Kekurangan nutrisi pada awal kehamilan dapat mengakibatkan dampak jangka panjang karena tidak sempurnanya pembentukan saraf. Oleh karena itu, asupan gizi saat sahur dan berbuka puasa wajib diperhatikan oleh ibu hamil yang ingin berpuasa. Bolehkan Ibu Hamil Muda Menjalankan Ibadah Puasa

Dokter Taufik menyarankan pada ibu hamil yang ingin tetap berpuasa, maka dapat melakukannya dengan selang seling, hari ini berpuasa, besoknya tidak, dan seterusnya. Satu hal yang wajib diperhatikan oleh ibu hamil adalah tubuh harus dalam keadaan fit. Jika saat berpuasa ibu hamil merasa pusing, lemas berlebihan, dan juga berkeringat dingin, maka ibu hamil lebih baik segera berbuka.

Ibu hamil yang mempunyai penyakit tertentu, seperti hipertensi, diabetes melitus, atau perdarahan, juga lebih baik tidak ikut menjalankan ibadah puasa. Menurut dokter Taufik, ibu hamil yang terlalu memaksakan diri untuk berpuasa biasanya akan mengalami perdarahan. Jika ingin tetap berpuasa, maka ibu hamil dengan kondisi tersebut sebaiknya berkonsultasi terlebih dulu agar kesiapan dalam berpuasa dapat dipastikan.

Dokter Taufik juga menyarankan agar ibu hamil dapat mempersiapkan diri minimal sebulan sebelum puasa agar kesehatan ibu dan janin yang dikandungnya dapat terjaga. Jika ibu hamil memang sudah siap, tentunya boleh menjalankan puasa. Namun jika belum siap, maka jangan memaksakan diri.

Add Comment