CARA MENANGANI MIMISAN DI RUMAH

Mimisan adalah adanya perdarahan akut dari lubang hidung, rongga hidung atau nasofaring. Mimisan sering terjadi pada anak usia 2-10 tahun, dan sangat sering menyebabkan kepanikan baik orangtua maupun anak/penderita. Kebanyakan kasus mimisan tidak berbahaya dan akan berhenti dengan sendirinya, hanya 6% kasus mimisan yang membutuhkan penanganan lanjut oleh paramedis, maka sebaiknya Anda tahu pertolongan pertama pada penderita mimisan yang dapat Anda lakukan di rumah.
Penyebab mimisan kebanyakan tidak diketahui (idiopatik), pada anak seringkali mimisan spontan (secara tiba-tiba), atau setelah mengorek hidung, atau dapat pula terjadi pada kasus masuknya benda asing yang keras pada lubang hidung dan menyebabkan infeksi hingga berdarah. Pada dewasa mimisan dapat terjadi baik karena penyakit pada rongga hidung ataupun luka pada kepala akibat benturan kepala atau hantaman pada muka.

Bila Anda menjumpai orang yang mengalami mimisan di sekitar Anda, mintalah penderita untuk tenang dan duduk dengan posisi tegak dan sedikit membungkuk ke depan sambil menjepit hidung bagian bawah. Mintalah penderita untuk bernafas dengan mulut dan tidak menelan ludah ataupun darah yg menetes. Minta penderita untuk meludahkan darah ataupun air liur yang mengumpul di mulut. Pertahankan posisi tersebut sekitar 10-15menit. Pada anak, dapat dilakukan dengan anak dipangku membelakangi Anda sambil Anda memencet hidung anak. Posisi membungkuk jangan terlalu kedepan, pertahankan posisi hidung selalu lebih tinggi daripada jantung. Dengan penanganan awal ini biasanya mimisan akan segera berhenti.

Untuk mencegah terjadinya perdarahan ulang, beritahu penderita agar tidak mengorek hidung, jangan menghembuskan udara terlalu kuat lewat hidung (seperti membuang ingus), minta penderita jangan membungkuk selang beberapa jam setelah mimisan, dan jaga agar posisi hidung selalu lebih tinggi dari jantung.

Indikasi penderita perlu dibawa ke rumah sakit/IGD apabila mimisan terjadi pada bayi atau anak usia dibawah 2 tahun, mimisan berulang, mimisan yang tidak berhenti setelah 20menit, mimisan hingga penderita pingsan, terjadi sesak nafas pada penderita, adanya riwayat benturan kepala sebelum mimisan terjadi, baik akibat kecelakaan atau hantaman/pukulan pada muka. Penderita yang mengkonsumsi obat pengencer darah seperti aspirin, juga harus segera berkonsultasi dengan dokter bila terjadi mimisan agar dapat disesuaikan dosis obatnya.

cara mengatasi mimisan di rumah

Add Comment