Cara mengatasi dan mengobati penyakit hipertensi atau darah tinggi

Tuesday, December 11th 2012. | Kesehatan

Drwox.com – Banyak pasien bertanya kepada kami, apakah hipertensi bisa sembuh? Apakah penderita penyakit tekanan darah tinggi harus minum obat seumur hidup? Pertanyaan serupa sering kali ditanyakan oleh pasien kami. Mungkin pertanyaan tersebut juga menghantui pikiran anda. Baiklah mari kita bahas perlahan penyakit hipertensi ini.

Sebenarnya apakah yang dimaksud hipertensi itu atau tekanan darah tinggi. Hipertensi secara sederhana manakala tekanan darah anda lebih dari atau sama dengan  140/90 mmHg. Tekanan darah dihitung atau dikerjakan oleh tenaga kesehatan yang berkompeten dalam mengukur tekanan darah. Tekanan darah sudah positif disebut tinggi bila sudah melewati dua kali pengukuran dalam waktu dan kondisi yang berbeda. Jadi jika tekanan darah terukur tinggi dalam satu kali pemeriksaan belum dapat disebut hipertensi.

Cara mengatasi atau mengobati penyakit hipertensi darah tinggi

Berikut ini 4 cara utama dalam menangani tekanan darah tinggi :

  1. Awasi tekanan darah secara teratur
  2. Kenali faktor resiko tekanan darah tinggi dan komplikasi hipertensi
  3. Ubah pola hidup menjadi lebih sehat
  4. Terapi obat-obatan

Untuk lebih jelasnya mari kita bahas cara tersebut satu demi satu, anda boleh mengajukan pertanyaan dengan meninggalkan komentar pada akhir artikel ini, atau anda boleh berkomentar di laman facebook kami.

Awasi tekanan darah secara teratur

Jika anda sudah berumur 35 tahun ke atas maka sebaiknya anda melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin. Minimal anda lakukan sebulan sekali, tapi lakukanlah pemeriksaan di dokter sehingga hasilnya lebih valid dan dapat mendapatkan perawatan. Pemeriksaan secara teratur ini juga harus dilakukan jika sudah terdeteksi hipertensi atau dalam perawatan hipertensi.  Orang dengan penyakit jantung atau diabetes juga wajib memeriksakan tekanan darahnya secara teratur.

Kenali faktor resiko tekanan darah tinggi dan komplikasi hipertensi

Hipertensi merupakan penyakit yang sering terjadi, maka dari itu anda wajib mengenali tanda dan gejala penyakit tekanan darah tinggi ini. Kenali juga faktor resiko yang dapat memicu tekanan darah tinggi. Penyakit hipertensi ini jika tidak diatasi dengan baik maka akan timbul berbagai komplikasi hipertensi yang sangat berbahaya. Maka dari itu kenalilah dan pelajari komplikasi penyakit tekanan darah tinggi agar anda lebih peduli terhadap cara mengatasi hipertensi.

Ubah pola hidup menjadi lebih sehat

Jika anda perokok sebaiknya anda berhenti sekarang juga atau berhenti pelan-pelan. Rokok dapat memicu tekanan darah tinggi bahkan serangan jantung. Saya pernah bertemu seorang perokok, saya menasehatinya agar berhenti merokok namun dia membalasnya dengan mengolok-olok, dan secara yakin dia tidak akan terkenan penyakit apapun karena merokok. Eh, tak berapa lama dia kena serangan jantung, untunglah rumah dekat dengan rumah sakit yang ada dokter spesialis jantung, sehingga dia dapat tertolong dengan cepat dan baik. Dan sekarang dia telah berhenti merokok secara total. Alhamdulillah.

Lakukan olahraga secara rutin dan terukur. Olahraga yang dilakukan sebaiknya yang bersifat ritmis, sebagai contoh jogging ringan, atau bersepeda. Jika tidak terbiasa tidak disarankan melakukan olahraga yang tidak ritmis seperti sepakbola atau badminton. Secara sederhana olah raga yang tidak ritmis itu olahraga yang aktifitasnya tiba-tiba berhenti, tiba-tiba bergerak lagi.

Jaga berat badan anda dalam kondisi yang cukup, dalam arti body mass index dalam keadaan normal. Menurunkan berat badan 1 kilogram dapat menurunkan tekanan darah systole sampai 2,5 mmHg.

Makanlah makanan yang rendah lemak serta kolesterol dan tinggi serat. Serat yang tinggi dapat diperoleh dari sayur dan buah. Ikan air tawar, terutama yang bersisik direkomendasikan untuk diet pasien dengan hipertensi. Kurangilah asupan garam harian anda, garam (nacl)<5,8 gram per hari/natrium<2,3 gra,/hari, gampangnya jangan memakan garam lebih dari 3 sendok teh tiap hari. Garam sangat berpotensi meningkatkan tekanan darah terutama pada pasien yang sudah menderita hipertensi. Stop alkohol sama sekali, selain haram alkohol juga sangat tidak baik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah anda.

Manajemen stress anda. Lakukan pengendalian diri dan atasi stress anda. Hal ini dilakukan ternyata menurut beberapa hipotesis dan penelitian, stress dan beban pikiran yang terlalu berat dapat memicu tekanan darah tinggi secara tiba-tiba. Baca juga cara mengatasi stress untuk keterangan lebih lengkap.

Terapi obat-obatan untuk menangani hipertensi

Cara yang terakhir untuk mengatasi tekanan darah tinggi adalah dengan obat-obatan. Jenis obat-obatan yang sering diresepkan oleh dokter adalah diuretik, ACE inhibitor, beta blocker, kalsium antagonis, dan penghambat reseptor angiotensin (ARB). Ingat obat antihipertensi harus diberikan dan diawasi oleh dokter. Jangan pernah meminum obat-obatan ini tanpa pengawasan dokter. Sedikit cerita, saya sering mendapatkan pasien yang meminum obat sendiri membeli di apotek dengan hanya saran dari seseorang yang tidak mempunyai kompetensi dalam melakukan pengobatan, hal ini berbahaya untuk kesehatan pasien.

Dokter akan memberikan obat-obatan antihipertensi sesuai dengan kondisi kesehatan anda saat diperiksa. Sehingga anda harus secara rutin kontrol untuk pengobatan hipertensi yang lebih baik. Biasanya dokter akan memberikan obat-obatan hipertensi dan gejala yang menyertai. Ada sebuah mitos yang berkembang di masyarakat, bahwa minum obat darah tinggi terus menerus akan menyebabkan ginjal rusak. Hal ini sangat tidak benar dan menyesatkan, yang benar adalah hipertensi yang tertangani dengan baik akan mencegah terjadinya gagal ginjal, walaupun harus meminum obat setiap hari.

Lalu bagaimana dengan obat-obatan herbal untuk hipertensi yang sekarang ini merebak. Obat-obatan herbal pada dasarnya adalah baik. Namun demikian anda wajib berhati-hati dalam menggunakannya. Obart herbal yang layak dikonsumsi untuk darah tinggi adalah obat herbal yang telah terstandar dan telah melewati penelitian ilmiah. Ingatlah bahwa obat-obatan herbal bukan merupakan pengganti terapi medis namun hanya sebagai pelengkap, atau istilah kedokterannya terapi komplementer.

Hal yang harus anda lakukan adalah selalu mengkomunikasikan kondisi anda kepada dokter. Agar dokter mampu melakukan penatalaksanaan hipertensi anda secara baik.

Ditulis oleh drwox, disarikan dari SEMINAR PENATALAKSANAAN HIPERTENSI di Solo, November 2012, dengan beberapa tambahan.

SHARE donk kakak...
tags: , , , ,