Cara Mengatasi kejang pada anak

Saturday, December 29th 2012. | Kesehatan

Drwox.com – Anak kejang merupakan kejadian yang cukup sering kami temui di unit gawat darurat. Kejang harus diatasi dengan segera. Setiap kejang harus dianggap sebagai keadaan yang berbahaya sampai dokter dapat membuktikan kalau hal itu tidak berbahaya. Jangan pernah menganggap remeh tiap kejang, karena boleh jadi hal ini adalah suatu tanda penyakit tertentu. Kejadian yang cukup sering ini selayaknya membuat para orangtua menjadi waspada. Pada artikel ini kami akan membahas penanganan awal untuk mengatasi kejang, terutama pada anak.

Cara Mengatasi kejang pada anak

Cara Mengatasi kejang pada anak

Bagaimana tanda anak kejang

Kejang pada anak kadang susah susah gampang untuk dilihat. Terutama pada anak kecil. Pada anak kecil terutama bayi, perhatikan matanya. Mata yang melirik-melirik tanpa tujuan yang jelas bisa saja itu kejang. Pada anak-anak dengan demam tinggi wajib berhati-hati, kemungkinan besar itu kejang demam. Jika penyebabnya adalah demam maka sebaiknya anda segera melakukan cara untuk mengatasi demam pada anak. Kejang yang tandanya kelihatan jelas, seluruh tubuhnya mengejan sampai bergoncang secara tidak sadar. Atau juga bisa hanya mengeram saja. Harap orangtua bisa mengenali tanda seperti ini. Kejang kadang terjadi hanya beberapa detik saja, namun jika sudah melebihi 1 menit anda wajib waspada.

Apa saja sebab kejang itu ?

Yang paling sering kejang pada anak adalah kejang demam. Kemudian kmungkinan lain adalah epilepsy, atau juga epilepsy yang dipicu demam. Penyebab lain yang tidak begitu sering antara lain kelainan atau penyakit dalam otak, obat-obatan, sengatan listrik, keracunan dan kadargula yang rendah

Lalu apa yang harus anda lakukan untuk mengatasi kejang pada anak?

Jika anak terlihat kejang, anda wajib tenang. Segera minta tolong siapapun untuk membantu anda menangani anak anda. Cegahlah anak agar tidak dalam posisi yang berbahaya. Posisikan miring. Jauhkan benda-benda berbahaya dari dekatkan secepat mungkin, hal ini dilakukan agar dia tidak terluka. Jauhkan dari ujung meja yang lancip. Perhatikan area kepala dan sekitarnya, hindari benturan keras yang mungkin saja bisa terjadi. Usahakan agar anak jangan sampai terjatuh. Untuk mencegah jatuh sebaiknya anak diposisikan tidur di bawah/lantai. Masukkan benda lunak ke mulut agar lidah tak tergigit, tapi ingat pastikan benda itu tidak membahayakan apalagi ada kemungkinan tertelan. Namun jika tidak memungkinkan jangan memasukkan apapun, karena hal ini lebih aman, dan mengurangi resiko anda melukai anak anda. Jika ada muntah segera amankan mulut, dan posisikan miring agar anak tidak menelan apapun. Jangan menekan, memegangi terlalu erat atau bahkan menindihnya. Jika baju terlalu erat segera longgarkan. Perhatikan yang ada di sekitar leher, apakah ada sesuatu yang bisa membuat tercekik. Segera hubungi unit gawat darurat terdekat.

Jika anak memang sudah punya riwayat kejang sebaiknya anda meminta resep obat darurat ke dokter anda. Jika anak sering mengalami kejang demam sebaiknya persiapkan obat penurun panas kemanapun anda pergi. Selalu konsultasikan kondisi anak anda ke dokter. Konsultasikan juga dosis pemberian obat darurat kepada dokter anda secara berkala.

Jika anak sudah sampai di rumah sakit dan masih kejang, maka kemungkinan besar dokter akan memberinya obat anti kejang. Obat tersebut sering dimasukkan lewat dubur. Atau jika sudah lebih dewasa biasanya disuntikkan. Dokter akan memastikan jalan nafas pasien aman lalu memberinya oksigen. Jika memungkinkan dokter biasanya akan segera memasang infuse untuk berjaga-jaga. Selanjutnya jika kejang dianggap suatu hal yang berbahaya maka dokter igd akan mengkonsultasikan atau merujuk  pasien ke dokter yang lebih ahli, bisa dokter spesialis anak atau dokter spesialis saraf.

SHARE donk kakak...
tags: , , , , , ,