Efek yang tidak baik dari obat kolesterol statin

Drwox.com – Obat anti kolesterol golongan statin merupakan obat yang sering diresepkan oleh dokter. Obat ini biasanya diberikan jika pasien memiliki kolesterol tinggi, lebih spesifiknya memiliki LDL tinggi (kolesterol jahat).  Obat ini sangat baik sekali dan cukup efektif dalam mengatasi kolesterol tinggi seorang pasien. Obat ini menghasilkan efek mengurangi resiko terjadinya penyakit jantung. Namun demikian obat ini juga memiliki beberapa efek negative yang perlu anda ketahui. Mengingat banyak pasien yang mengkonsumsi ini dalam jangka waktu yang lama. Apa saja efek negatif obat kolesterol ?

Seorang peneliti, dr Robert Rosenson, menulis bahwa statin merupakan obat anti kolesterol yang memiliki efek samping paling kecil dibandingkan dengan obat anti kolesterol golongan lain. Walaupun kadang beberapa orang mengalami efek negative dari statin ini. Statin dapat membuat keracunan otot, sehingga dapat mengakibatkan  cidera otot dan intensitas ringan sampai berat. Gejalanya adalah nyeri otot, bisa ringan sedang bahkan berat juga. Gejala paling ringan adalah rasa gatal di otot. Pada keadaan yang paling parah pasien bisa mengalami rhabdomyolyis. Rhabdomyolyis adalah serat-serat otot rusak. Menurut mayoclinic hal ini jarang sekali terjadi. Penggunaan obat anti kolesterol kombinasi dapat meningkatkan resiko terjadinya keadaan ini.

Efek yang tidak baik dari obat kolesterol statin

Efek negative berikutnya adalah peningkatan enzim hati/liver. Beberapa pasien yang mengkonsumsi statin mengalami peningkatan enzim liver tertentu, aminotransferases. Secara spesifik laporan dr Rosenson menyebutkan sebanyak 0,5% sampai 3% pasien yang mengkonsumsi statin pada awal-awal bulan akan mengalami peningkatan enzim hati. Biasanya peningkatan ini diawali saat pasien mengkonsumsi banyak obat anti kolesterol pada awal terapi. Jika peningkatan enzim hati ini dibiarkan terus maka akan mengakibatkan kerusakan hati. Maka dari itu pasien yang mengalami peningkatan enzim hati saat mengkonsumsi statin maka harus berkonsultasi kepada dokter untuk mengganti jenis obat kolesterolnya.

Efek yang lain yang disampaikan oleh mayoclinic adalah timbulnya ruam saat mengkonsumsi statin. Pada beberapa orang ruam ini dapat terlihat jelas di wajahnya. Efek ini akan lebih besar saat obat anti kolesterol statin dikombinasi dengan obat anti kolesterol lain yaitu niacin. Efek lainnya adalah gangguan pencernaan. Mual, dan gangguan usus, termasuk sembelit dan diare merupakan gangguan gastrointestinal yang kadang muncul saat mengkonsumsi statin. Minum obat bersama makanan akan dapat mengurangi efek gastrointestinal ini.

Jika memang anda mengalami hal seperti di atas saat mengkonsumsi obat anti kolesterol sebaiknya anda segera melapor dan berkonsultasi kepada dokter. Efek di atas tidak selalu terjadi pada orang yang mengkonsumsi obat anti kolesterol. Lakukan langkah yang tepat untuk kesehatan anda. Mintalah penjelasan tentang obat anti kolesterol tersebut baik manfaat dan efek sampingnya kepada dokter atau apoteker.

Selain dengan obat menurunkan kolesterol yang terbaik adalah dengan pengaturan pola makan. Hindari makanan yang berlemak dan yang mengandung kolesterol tinggi. Cek kadar kolesterol anda secara teratur. Minum air putih yang banyak dan berolah raga akan membantu mempertahankan kadar kolesterol dalam kondisi yang baik.

Referensi

  1. http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/statins.html
  2. Mayoclinic
  3. livestrong

Add Comment