Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan dari Penyakit Diabetes

Diabetes mellitus atau yang juga sering disebut dengan kencing manis adalah salah satu jenis penyakit yang disebabkan oleh kelainan metabolik yang terjadi akibat berbagai macam faktor, seperti defisiensi transporter gula dan defisiensi sekresi hormon insulin. Seseorang yang menderita penyakit diabetes harus segera menjalani pengobatan karena penyakit ini dapat merembet dan memicu kemunculan beberapa macam penyakit lainnya, seperti alzheimer, penyakit Parkinson, demensia, hipogonadisme, sindrom down dan masih banyak yang lainnya. Dalam jangka panjang, diabetes juga dapat menimbulkan beberapa komplikasi yang berujung pada kegagalan kronis ginjal, penyakit kardiovaskular, kerusakan syaraf yang bisa meningkatkan resiko seseorang untuk diamputasi karena adanya gangren dan kerusakan retina yang dapat membuat mata seseorang menjadi buta.

Seseorang dikatakan memiliki penyakit diabetes mellitus jika dalam keadaan normal kadar gula darah di plasma vena dan di darah kapilernya lebih dari 200. Orang yang normal hanya akan memiliki kadar gula darah di dalam plasma vena kurang dari 110 dan di darah kapiler kurang dari 90. Sedangkan dalam keadaan puasa, seseorang dikatakan mengidap diabetes jika kadar gula darahnya di dalam plasma vena lebih dari 126 dan di darah kapiler lebih dari 110. Jika dilihat dari gejala medis serta jenis perawatannya, diabetes bisa dibagi 3 tipe yaitu diabetes tipe 1, diabetes tipe 2 dan diabetes gestasional.

Sedangkan beberapa gejala umum yang muncul pada penderita diabetes antara lain adalah selalu merasa haus, sering buang air kecil, penurunan berat badan (pada diabetes tipe 1), gangguan ginjal, gangguan kardiovaskular, selalu merasa lapar, dehidrasi dan rentan terhadap infeksi. Untuk menghindari agar penyakit ini tidak semakin bertambah parah, pasien penyakit diabetes harus bisa mengontrol pola makan serta mengkonsumsi obat secara teratur. Berpuasa juga bisa membantu pasien untuk menurunkan kadar gula darah, namun mereka yang harus menggunakan insulin dengan dosis ganda tidak dianjurkan untuk melakukan puasa dalam jangka waktu yang panjang. Selain itu, pasien juga dianjurkan untuk secara rutin memeriksa kadar gula darah, agar mereka bisa mengetahui dan mengontrol level gula darah yang ada di dalam tubuhnya masing-masing.

penyakit diabetes

Add Comment