Hati-hati Perhatikan Cara Memakai Atau Minum Obat

Bila anda sakit, sebaiknya anda mengetahui cara minum obat yang benar agar manfaat obat yang dipakai dapat maksimal dengan harapan penyembuhan penyakitnya pun lebih cepat. Bila cara memakai obat tidak benar, maka bukan hanya efektivitasnya yang tidak tercapai namun juga dapat menimbulkan bahaya keracunan.

Cara minum obat tergantung pada bentuk sediaan obat, apakah pil, salep, tetes, cairan, dan sebagainya. Berikut beberapa cara minum obat yang benar sesuai dengan sediaan obatnya:

1. Obat padat yang diminum melalui mulut

Ada beberapa bentuk sediaan obat yang diminummelalui mulut. Misalnya obat berbentuk tablet, pil, kapsul, kaplet, dan puyer. Secara umum cara minum obat padat seperti tablet, kapsul dan kaplet  adalah dengan meletakkannya di lidah bagian belakang kemudian dilanjutkan dengan menenggak air dan langsung ditelan. Sebaiknya air yang digunakan adalah air putih (bukan teh, susu, atau air lainnya), untuk menghindari adanya gangguan absorbsi (penyerapan) obat tersebut, kecuali ada instruksi lain yang diminta oleh dokter.

Bila obat tidak bisa ditelan karena terlalu besar, maka anda dapat menggerus obat tersebut (bila sediaan obat berbentuk tablet atau kaplet). Tanyakan pada dokter anda apakah obat tersebut boleh digerus atau tidak. Cara menggerus obat, yang paling enak bila anda punya mortir dan cawan, geruslah dengan mortir dan cawan obat, hasil gerusan obat akan lebih halus dan tidak banyak obat yang hilang karena menempel pada alat penggerus. Bila tidak punya penggerus, sediakan dua sendok makan yang terbuat dari stainlesteel, lalu letakkan obat pada salah satu sendok makan, gerus dengan punggung sendok yang lain hingga hancur. Hasil gerusan kemudian dicampur dengan sedikit air lalu diminum seperti biasa. Cara lain yang juga lebih mudah, anda dapat menggunakan pisang. Gigit sedikit pisang, kemudian kunyah sebentar dan letakkan obat yang akan diminum ditengah pisang dalam mulut anda, langsung telan. Cara ini lebih mudah dan tidak terasa pahit.

cara minum obat

Ada beberapa obat tablet atau pil yang dikonsumsi dengan cara dikunyah atau dihisap. Bila diinstruksikan seperti itu,maka obat benar-benar harus dihisap/dikunyah, ini karena obat akan berefek maksimal jika bercampur dengan air liur anda dan akan berkurang efektivitasnya bila langsung ditelan.

Beberapa obat harus diletakkan dibawah lidah (sublingual) agar berefek maksimal. Misalnya obat nitrogliserin. Cara minum obat ini adalah letakkan obat pada bawah lidah, tutup mulut anda, tahan beberapa saat dan biarkan air lir dalam mulut anda keluar untuk melarutkan obat tersebut. Tunggu beberapa saat hingga obat benar-benar larut. Bila anda merasakan rasa pahit beberapa saat setelah meminum obat tersebut, itu menandakan bahwa obat belum terserap sempurna, maka tunggulah lima menit lagi, jangan langsung minum air. Selama obat sublingual larut, jangan merokok, jangan makan permen karet ataupun makan agar tidakmenganggu penyerapan obat.

2. Cara pemakaian obat tetes mata,tetes telinga dan salep mata

Obat tetes yang dimaksud disini adalah obat dalam botol atau tube yang berbentuk cair  yang digunakan dengan cara diteteskan. dapat berupa tetes mata, tetes telinga dan tetes hidung.

Cara pemakaian tetes telinga yang benar adalah dengan minta tolong pada orang lain untuk meneteskan obat tetes tersebut. Karena bila anda melakukannya sendiri seringkali posisinya kurang tepat saat memasukkan obat. Penderita yang akan diberi obat hendaklah berbaring dengan telinga yang sakit (yang akan ditetesi obat) menghadap ke atas. Penetes obat menarik daun telinga penderita ke arah atas sejajar kepala agar lubang telinga lebih lurus. Pada anakkecil, penarikan daun telinga adalah ke arah bawah,belakang. Teteskan obat tetes telinga sesuai dengan dosis yang dianjurkan dokter, jangan sampai pipet tetes tersebut mengenai lubang telinga/bagian telinga penderita agar tidak terkontaminasi. Kemudian tunggulah setidaknya tiga menit agar obat yang ditetes dapat masuk dengan sempurna ke lubang telinga yang sakit. Bila anda terburu-buru, tunggulah minimal 10 menit, kemudian tutupi lubang telinga dengan kapas kecil agar tetesan obat yang diberikan tadi tidak keluar.  Setelah meneteskan obat tetes telinga, jangan cuci penetes/pipet tetes telinga, namun masukkan/tutuplah tube/botol tetes telinga agar tetap lembap. Jangan sekali-sekali mencuci pipet tetes telinga dengan air panas,apalagi sebelum digunakan, karena hal tersebut dapat menyebabkan rasa nyeri pada telinga.

cara memakai obatCara pemakaian obat tetes mata yang benar diawali dengan mencuci kedua tangan anda sebelum meneteskan obat. Dongakkan kepala anda ke belakang, buka/tarik kelopak mata bagian bawah mata yang akan ditetesi obat dengan jari telunjuk dan jempol hingga membentuk kantung, teteskan dengan hati-hati obat tetes mata tersebut pada kantung bawah kelopak mata. Bila anda diminta untuk meneteskan lebih dari satu tetes obat pada satu mata,maka tunggulah beberapasaat sebelum anda meneteskan tetesan berikutnya.hal ini bertujuan agar tidak terlalu banyak obat yang keluar karena tetesan yang terlalu banyak pada mata tersebut. Setelah obat mata selesai diteteskan,jaga agar mata tetap terpejam, jangan kedipkan mata anda. Agar obat tidak keluar lewat saluran mata,anda dapat menekan saluran air mata anda yang terletak pada bagian sudut mata dekat hidung. Saat meneteskan obat usahakan jangan sampai tutup/pipet obat mengenaimata anda. Jangan mencuci pipet obat agar isi obat tidak terkontaminasi.

Salep mata dioleskan pada kelopakmata bawah,cara pengolesan: kelopakmata bawah ditarik hingga membentuk kantung,kemudian oleskan salep pada bagian kantung tersebut. Usahakan mulut obat jangan sampai mengenai mata. Kemudian tutup  mata beberapa saat agar obat menyebar di mata.

ditulis oleh dr Qiqi, referensi dari berbagai sumber

Add Comment