Informasi Penting Mengenai Cerebral Palsy

Cerebral palsy atau yang lebih dikenal dengan lumpuh otak dalam bahasa Indonesia adalah suatu kondisi dimana seseorang mengalami gangguan fungsi otak serta jaringan syaraf yang berguna untuk mengendalikan gerakan, pendengaran, kemampuan berpikir, penglihatan dan kemampuan belajar. Penyebab pasti dari lumpuh otak ini sendiri belum diketahui secara pasti. Namun dari kebanyakan kasus yang ada, banyak orang beranggapan bahwa lumpuh otak bisa terjadi karena kelahiran bayi yang prematur sehingga otaknya belum berkembang secara sempurna, adanya cacat di bagian tulang belakang dan pendarahan di otak, atau kurangnya oksigen yang masuk ke dalam otak saat bayi masih berada di dalam kandungan.

Secara umum, cerebral palsy bisa dibedakan menjadi 4 jenis. Jenis yang pertama adalah spastik. Pasien dapat disebut mengalami lumpuh otak spastik ketika kondisinya terlalu lemah atau justru terlalu kaku. Sekitar 60% dari kasus lumpuh otak yang ada, pasiennnya mengalami jenis lumpuh otak yang satu ini. Jenis yang kedua disebut dengan lumpuh otak atetoid. Dengan jenis lumpuh otak yang seperti ini, pasien biasanya akan memiliki posisi tubuh atau gerakan yang tidak biasa karena mereka tidak bisa mengontrol gerakan ototnya. Jenis yang ketiga adalah kombinasi. Jenis lumpuh otak yang satu ini merupakan perpaduan antara jenis spastic dan atetoid, sehingga pasien memiliki tubuh yang terlalu lemah atau terlalu kaku dan ia juga tidak bisa mengendalikan gerakan ototnya. Sedangkan jenis lumpuh otak yang terakhir disebut dengan hipotonis. Lumpuh otak jenis ini biasanya terjadi pada anak-anak yang memiliki otot sangat lemah sehingga tubuhnya terkulai.

Kemunculan jenis-jenis cerebral palsy yang telah disebutkan diatas, bisa juga dibarengi dengan kemunculan beberapa masalah kesehatan lainnya. Misalnya saja seperti epilepsi, gangguan pendengaran dan penglihatan, gangguan bicara atau bahkan gangguan mental. Dan yang perlu anda tahu, kemunculan penyakit ini juga sudah bisa dideteksi sejak bayi berusia 3-6 bulan. Deteksi dini pada penyakit ini dapat meningkatkan peluang kesembuhan anak atau setidaknya mengoptimalkan kemampuan anak agar ia bisa hidup dengan mandiri, karena sampai saat ini belum ada obat yang benar-benar ampuh untuk mengobati lumpuh otak. Ciri-ciri dari cerebral palsy yang patut anda waspadai adalah perkembangan motoriknya yang lambat, refleks menggenggam yang buruk dan cara berjalan anak yang menjinjit atau dengan satu kaki yang diseret. Sedangkan untuk mengatasi lumpuh otak ini, anda bisa melakukan dua model terapi yaitu terapi rangsangan dendrit atau terapi dengan metode Glenn Doman.

apa itu Cerebral palsyapa itu Cerebral palsy

Add Comment