Makanan dan MInuman Yang Harus Dihindari Saat Berbuka Puasa Menurut Kesehatan

Puasa dipercaya memiliki banyak sekali manfaat bagi kesehatan. Organ tubuh dapat beristirahat sejenak pada saat menalani ibadah puasa. Seorang Dokter Spesialis Penyakit Dalam di RS Sentra Medika, Depok bernama dr. Deni Kriscahoyo, Sp.PD, FINASIM, dalam kesempatannya memberikan banyak penjelasan tentang manfaat berpuasa bagi kesehatan. Puasa pada dasarnya melakukan penyimpanan cadangan energi dalam waktu  8 hingga 10 jam serta penyerapan gizi sebesar 85 persen.

Bagi yang sedang menjalankan ibadah puasa, Anda disarankan untuk menyegerakan berbuka dan juga mengakhiri sahur. Dokter Deni menyarankan untuk mengkonsumsi makanan yang dapat dengan mudah dicerna oleh tubuh serta minum yang cukup padasaat berbuka puasa. Ia juga menyarankan untuk banyak mengkonsumsi buah dan sayur yang tinggi akan serat.

Dokter Deni juga mengatakan agar pada saat berbuka puasa sebaiknya memilih makanan yang bersifat manis seperti kurma. Makanan asam dan pedas lebih baik dihindari. Hal tersebut sesuai dengan yang dijelaskan dr. Deni, “Hindari makanan pedas dan asam, hindari air yang terlalu panas atau terlalu dingin, dan mulai lah makan dengan porsi yang kecil”. Makanan dan MInuman Yang Harus Dihindari Saat Berbuka Puasa Menurut Kesehatan

Bagi setiap orang yang menjalankan puasa, berbagai manfaat dari segi kesehatan tentunya akan dapat diperolehnya. Namun, pastinya harus dengan pola makan dan minum yang lebih terjadwal. Pada akhir penjelasannya, Dokter Deni mengatakan bahwa manfaat puasa dari segi kesehatan antara lain adalah membuat diet menjadi lebih baik, mengistirahatkan organ tubuh, membuat kadar gula dalam darah, kolesterol trigliserida,dan asam urat menurun, panjang umur, awet muda, perbaikan pola makan dari tiga kali menjadi dua kali, dan jugab dapat menurunkan kalori hingga 20 persen.

Add Comment