Makanan dan Suplemen zat besi untuk ibu hamil

Wanita hamil sering menderita kekurangan zat besi, yang bisa menyebabkan kelelahan, dan juga mempengaruhi perkembangan janin. Karena itu, suplementasi zat besi untuk ibu hamil sangat diperlukan. Suplemen makanan untuk wanita hamil yang terbaik akan membantu calon ibu mendapatkan diet terbaik agar tubuh tetap sehat, efektif melindungi anak di dalam kandungan. Berikut ini informaasi tentang makanan dan suplemen zat besi untuk ibu hamil.

  • Kuning telur

Telur ayam adalah makanan bergizi seperti protein, kalsium, fosfor, zat besi, mineral, enzim, hormon dan vitamin yang bermanfaat bagi perkembangan janin maupun wanita hamil. Terutama nutrisi pada telur ayam terkonsentrasi pada kuning telur. Selain itu, kuning telur mengandung vitamin yang larut dalam air (B1, B6) dan vitamin D dalam minyak (Vitamin A, D, K).

  • Daging sapi dan daging tanpa lemak

Setiap daging sapi mengandung 2,5-3mg zat besi. Besi dari hewan dianggap heme-besi (bodinya lebih mudah diserap). Bagian ramping daging sapi biasanya lebih kaya zat besi daripada bagian yang mengandung pembuluh darah atau lemak. Oleh karena itu dianjurkan untuk menghilangkan lemak tendon sebelum diproses.

  • Pisang, jeruk, kurma, anggur

Menurut pengobatan herbal, buah anggur membantu menambah gas, meningkatkan kekuatan fisik dan darah. Anggur mengandung banyak glukosa, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin, asam amino. Zat ini sangat penting untuk meningkatkan kesehatan dan suplai darah ke tubuh wanita hamil yangsering mengalami kelelahan karena anemia.

Pisang adalah sumber zat besi dan mineral untuk ibu. Makan pisang saat sarapan adalah cara sempurna untuk mengobati dan mencegah anemia bagi wanita hamil. Selain itu, pisang juga membantu wanita menghilangkan gejala sembelit secara efektif.

Tidak hanya kaya akan zat besi, kurma juga kaya potasium, magnesium, kalsium, selenium, vitamin B dan serat tinggi seperti buah kering lainnya. Tanggal diketahui berguna untuk hemoglobin. Anda bisa makan kurma sebagai makanan manis setiap hari untuk meningkatkan produksi sel darah merah.

Jeruk adalah sumber vitamin C yang kaya, yang membantu tubuh menyerap zat besi maksimal. Karena itu, setelah mengonsumsi besi, minum segelas jus jeruk.

Selain itu, wanita juga perlu menambahkan vitamin C ke proses menyerap zat besi lebih baik. Anda juga perlu menjauh dari makanan yang bisa mengurangi penyerapan zat besi ke tubuh Anda seperti teh dan kopi. Kalsium dalam susu juga bisa mengurangi penyerapan zat besi.

  • Bubur gandum

Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa oatmeal digunakan untuk mencegah anemia pada kehamilan. Oat adalah sumber serat larut, protein dan vitamin B, thiamin, riboflavin dan B6 yang sangat baik. Selain itu, gandum juga memberi zat besi, kalsium, magnesium, selenium dan fosfor. Tak hanya mencegah kekurangan zat besi, oatmeal juga sangat bermanfaat bagi pencernaan labu ibu.

  • Bayam dan Brokoli

Apakah ibu tahu bahwa hanya ½ cangkir bayam yang dimasak mengandung 3,2 mg zat besi dan banyak nutrisi bermanfaat lainnya seperti beta karoten, folat, vitamin C dan kalsium. Bayam mudah disiapkan dan hampir cocok untuk selera semua orang. Anda bisa memasak sayur ini dengan daging sehingga makanan ini akan sangat lezat.

Brokoli (brokoli hijau) adalah sayuran berdaun hijau gelap yang paling sering digunakan saat hamil. Brokoli memiliki nilai gizi yang sangat besar, merupakan sumber zat besi, protein, kalsium, kromium, karbohidrat, vitamin A dan vitamin C yang sangat kaya.

  • Kerang

Tahukah anda bahwa di dalam 100g kerang sampai 23mg besi. Oleh karena itu, kerang dimasak menjadi sup kerang, kerang dikukus, serai kerang goreng. Makanan ini aman dan bergizi bagi wanita hamil.

  • Labu

Menurut penelitian oleh para ilmuwan di Beijing, Cina, labu mengandung banyak protein, karoten, vitamin, asam amino, kalsium, zat besi … Komponen nutrisi dalam labu cukup memadai, nilai gizi juga cukup tinggi. Kandungan vitamin C pada labu muda jauh lebih tinggi pada labu matang. Namun, pada labu masak, kadar kalsium, zat besi, karoten lebih tinggi pada labu muda, yang efektif dalam mencegah asma.

Penelitian terbaru telah menunjukkan bahwa labu kaya zat besi dan seng yang secara langsung mempengaruhi fungsi sel darah merah; Besi adalah elemen jejak utama yang menghasilkan hemoglobin, yang membantu mengisi kembali darah tubuh, membantu ibu untuk menghindari anemia.

  • Kacang kering

Kacang kering seperti kacang almond, biji bunga matahari, biji labu, kenari, biji rami adalah sumber zat besi yang sangat baik untuk mencegah anemia. Anda harus makan kacang-kacang ini bukan makan junk food.

Add Comment