Mengapa Rintisan Sekolah Berstandar Internasional atau RSBI Dibubarkan?

Friday, January 18th 2013. | Sharing aja

Drwox.com – RSBI atau Rintisan Sekolah Berstandar Internasional dulunya adalah rancangan pemerintah khususnya departemen pendidikan sendiri. Namun, kini, Rintisan Sekolah Berstandar Internasional yang sempat diagung-agungkan tersebut nyatanya akan segera dibubarkan. Pembubaran ini ditandai dengan dihapuskannya paying hokum untuk RSBI oleh mahkamah konstitusi (MK). Ada apakah sebenarnya? Kenapa pula RSBI harus dibubarkan? Berikut kami rangkumkan beberapa alasan pemerintah mengharuskan RSBI dibubarkan segera.

 Selain ribut-ribut masalah kurikulum, sistem pendidikan di Indonesia juga digegerkan dengan permintaan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Daoed Joesoef kepada Mahkamah Agung untuk segera membubarkan RSBI dengan mencabut payung hukumnya. Permintaan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut banyak mendapat dukungan namun tak sedikit pula yang menolak permintaan tersebut. Menurut keterangannya ada beberapa alasan penting mengapa RSBI perlu dihapuskan dari sistem pendidikan di Indonesia. Alasan pertama adalah bahwa RSBI memunculkan adanya sistem kasta dalam sistem pendidikan di Indonesia. Seperti diketahui, sekolah-sekolah RSBI umumnya adalah sekolah-sekolah unggulan yang memiliki standar tinggi khususnya dalam sistem penerimaan murid. Dengan kata lain, hanya murid-murid yang pandai yang dapat diterima di sekolah-sekolah RSBI. Sedangkan murid-murid yang kurang pandai secara akademik tidak bisa mendapatkan fasilitas unggulan seperti murid-murid yang bersekolah di sekolah bertitel RSBI tersebut. Alasan kedua menurut Daoed yang juga diungkapkan oleh saksi ahli HAR Tilaar adalah bahwa sekolah RSBI memicu munculnya generasi yang hanya pintar secara intelektual namun tidak berkarakter dan berbudaya. Hal ini disebabkan sekolah RSBI menggunakan sistem pendidikan yang mengacu pada negara-negara maju dan juga menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantarnya.

 RSBI DIBUBARKAN

Secara pribadi saya sangat setuju sekali RSBI dibubarkan. Hal ini karena saya mendengar cerita, SMP saya dulu, yang kebetulan sebelum menjadi RSBI merupakan SMP favorit, mengharuskan siswanya mempunyai laptop untuk masuk ke SMP tersebut. Tentu saja ini membuat tercengang. Tidak semua orang tua mampu membelikan laptop, padahal dia anak yang pintar. Kemudian juga, beberapa ulasan di media massa yang menyebutkan bahwa biaya masuk ke RSBI sangatlah mahal. Biaya yang mahal menjadi tidak terjangkau bagi anak-anak pintar yang kurang mampu. Padahal sebagai anak Indonesia mereka punya hak yang sama. Sekolah negeri tetaplah harus menjadi sekolah negeri yang merakyat, bisa diakses siapa saja. Jikalau mau bikin standar internasional ya silakan buat sekolah swasta saja. Sebenarnya label international ini juga membuat saya bingung, yang internasional apanya?

 Meskipun alasan-alasan dibalik permintaan pembubaran RSBI tersebut cukup kuat, namun ada beberapa pihak yang kurang mendukung bila RSBI dibubarkan. Mereka beranggapan bahwa pemberian titel RSBI pada sekolah-sekolah tertentu bukanlah upaya untuk memunculkan kasta dalam tatanan pendidikan di tanah air. Justru RSBI adalah suatu bentuk prestasi bagi sekolah-sekolah yang berhasil memajukan sistem pendidikannya. Selain itu, sistem RSBI kelak juga akan sangat membantu para siswanya untuk lebih siap memasuki dunia internasional. Lalu, manakah yang patut untuk didukung, penghapusan RSBI atau Penolakan penghapusan RSBI?

SHARE donk kakak...
tags: , , ,