Mengenal Lebih Dekat Manfaat dan Efek Samping Kemoterapi

Drwox.com – Sebagian besar orang pasti tahu apa itu kemoterapi. Ya, kemoterapi adalah sebuah bentuk pengobatan medis untuk pasien penderita kanker. Istilah kemoterapi sendiri diambil dari kata kemo yang berarti kimiawi dan kata terapi. Kemoterapi dilakukan dengan memberikan obat-obatan yang bertujuan untuk memperlambat pertumbuhan sel-sel kanker. Kemoterapi sendiri dapat dilakukan dengan beberapa cara yang berbeda tergantung kondisi pasien, jenis kanker, dan dosis obat. Berikut ini kami jelaskan apa saja manfaat dan efek samping kemoterapi untuk Anda. Kemoterapi sendiri memiliki manfaat yang sangat diperlukan khususnya oleh para pasien penderita kanker atau tumor. Manfaat kemoterapi antara lain sebagai berikut. Pertama, kemoterapi dapat memperlambat pertumbuhan dan penyebaran sel-sel kanker di dalam tubuh pasien. Obat-obatan yang diberikan baik dengan cara disuntikkan, diinfus, maupun diminum memiliki kandungan bahan kimia yang tinggi sehingga dapat membantu memperlambat pertumbuhan sel-sel kanker. Meskipun demikian kemoterapi tidak sepenuhnya dapat membunuh dan menghilangkan sel-sel kanker tanpa adanya bentuk pengobatan pendukung lainnya. Kedua, kemoterapi dapat meringankan rasa sakit pada area kanker. Karena memiliki efek mempersempit penyebaran kanker, tentunya kemoterapi membantu pasien mengurangi rasa sakit pada area yang terkena kanker. Ketiga, kemoterapi bermanfaat membantu dokter mengontrol sel-sel kanker agar tidak menjadi semakin berbahaya dan liar.

manfaat kemoterapi

Selain memberikan manfaat, kemoterapi juga memiliki beberapa efek samping. Pertama, rasa mual yang parah. Banyak pasien kanker yang mengalami rasa pusing dan rasa mual setelah menjalani kemoterapi. Hal ini sesungguhnya adalah wajar mengingat kemoterapi dilakukan dengan cara pemberian obat-obatan. Efek dari obat-obatan tersebutlah yang memunculkan rasa pusing dan ingin muntah. Kedua, gangguan pada pencernaan. Kemoterapi juga beresiko menyebabkan diare dan dehidrasi. Hal ini biasanya terjadi pada kemoterapi non injeksi atau kemoterapi dengan cara menelan beberapa jenis obat. Ketiga, rasa tidak nyaman saat tidur. Efek lain dari kemoterapi adalah rasa tidak nyaman yang menyebabkan gangguan tidur. Keempat, nafsu makan berkurang. Terlalu banyak mengkonsumsi obat kimia memang memiliki dampak mengurangi nafsu makan. Oleh karenanya perlu pemberian suplemen makanan pada pasien seperti dengan infuse. Efek selanjutnya adalah kerontokan rambut. Efek ini paling umum dialami oleh pasien penderita kanker. Kandungan kimia pada obat-obat kemoterapi membuat akar-akar rambut kehilangan nutrisi sehingga terjadi kerontokan.

Manfaat dan efek samping kemoterapi akan berbeda-beda pada setiap pasien. Hal ini dikarenakan sistem kekebalan tubuh maupun kondisi fisik setiap pasien berbeda-beda. Ada pasien yang secara fisik dapat menerima kemoterapi ada juga yang tidak. Meskipun demikian, kemoterapi adalah salah satu bentuk pengobatan kanker yang paling baik dan efektif. Banyak pasien kanker menghindari pengobatan kemoterapi yang disarankan dokter. Namun demikian yang menjadikan miris adalah mereka malah datang ke oknum pengobatan alternative yang tidak jelas menfaatnya untuk kesembuhan. Tak jarang pasien datang ke dokter dengan stadium I, dimana stadium ini cenderung lebih mudah diobati secara tuntas, tetapi malah menolak pengobatan dokter dan lari ke pengobatan alternative. Pada akhinya pasien datang lagi ke dokter saat sudah stadium IV, tentunya hal ini menjadi lebih sulit untuk dokter.

efek samping kemoterapi
Dokter adalah manusia biasa. Secara normal dan wajar dokter tidak akan berani menjamin kesembuhan pasien 100%. Tentunya sangat berbeda dengan oknum pengobatan alternative yang marak di tivi-tivi lokal yang bisa mengklaim kesembuhan. Namun tak sedikit pasien yang merasa kecewa karena biaya pengobatan alternatif juga tinggi, bahkan terkadang lebih tinggi dan tidak dapat mempertanggungjawabkan apa yang telah ia lakukan. Namun seorang dokter melakukan pengobatan berdasarkan keilmuan dan pengetahuan yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Jadi saat dokter memberikan terapi apapun itu pastilah memakai pegangan dasar yang sangat kuat mengapa mereka melakukan pengobatan tersebut. Semoga kita semua terhindar dari berbagai penyakit, terutama kanker. Amiin.

Add Comment