Menikmati Keindahan Obyek Wisata Pantai Parangtritis Yogyakarta Bersama Keluarga

Pantai Parangtritis berada di 27 kilo meter selatan kota Jogja yang dapat dicapai dengan transportasi umum yang beroperasi hingga pukul 17.00. Jika Anda menggunakan kendaraan pribadi, rute yang diambil adalah Jogja – Kretek – Parangtritis atau jalur kedua yaitu Jogja – Imogiri – Siluk – Parangtritis. Sore menjelang matahari terbenam adalah saat terbaik untuk mengunjungi pantai paling terkenal di Jogja. Bila Anda ingin merasakan udara laut selatan sambil melihat seluruh area Pantai Parangtritis tanpa ada yang mengalangi, cobalah untuk mendaki tebing Gembirawati. Pantai Parangtritis sangat lekat dengan legenda Ratu kidul. Banyak orang Jawa mempercayai bahwa Pantai Parangtritis adalah gerbang kerajaan gaib Ratu Kidul yang menguasai laut selatan. Pantai ini juga memiliki gundukan atau gumuk pasir sebagai satu-satunya gurun pasir di Asia Tenggara yang terasa seperti berada di Afrika karena suhunya lebih panas beberapa derajat dibanding daerah sekitarnya. Pantai ini menjadi peranan penting bagi Jogja, karena pantai ini mempunyai elemen air, Gunung Merapi dengan elemen api, dan keraton sebagai penyeimbang keduanya. Jika ditarik garis lurus, ketiga kawasan itu akan berjajar di satu garis yang sama dari utara ke selatan.

Sejarah Parangtritis
Pantai yang memasang tarif masuk sebesar Rp 3.500,00 per orang ditemukan pertama kali oleh seorang pelayan Kerajaan Majapahit bernama Dipokusumo. Kemudian dia melakukan ritual bersemedi dan menyepi di sekitar pantai, dimana ditemukan air yang menetes disebut tumartritis dari celah batu atau karang yang disebut parang di tempat semedinya. Jadi Parangtritis berarti air yang menetes dari celah batu karang.

Aktivitas Parangtritis yang Menggugah Selera
1. Berburu Souvenir
Tak perlu khawatir berbelanja cinderamata hasil kerajinan tangan penduduk sekitar yang dijajakan pedagang keliling maupun warung-warung souvenir di sekitar pantai.

2. Bermain layang-layang
Angin pantai yang mendukung layang-layang terbang tinggi di angkasa ini menjadikan kawasan pantai digunakan sebagai festival layang-layang tingkat daera maupun nasional.

3. Keliling Pantai
Kawasan ini adalah pantai terbaik untuk menikmati sunset sambil menaklukan gundukan pasir dengan ATV yang dapat disewa atau hanya sekedar menyusuri pantai dengan bendi dalam senja yang romantis.

4. Hunting Foto ditemani Lezatnya Jagung Bakar
Tak ada kegiatan lain yang lebih seru selain dengan mengambil moment indah tenggelamnya matahari di sini dengan kamera pribadi Anda. Selain itu, Anda dapat duduk beralaskan pasir sembari menyantap kelezatan jagung bakar dan meneguk segarnya es kelapa muda.

Serba-serbi Parangtritis
1. Gumuk Pasir
Dari hasil penelitian mengatakan gumuk pasir terbentuk dari material vulkanik yang bersumber dari Gunung Merapi yang terbawa arus sungai sampai ke laut. Selanjutnya material ini terbawa ombak ke daratan dan kemudian terbawa oleh angin sampai membentuk suatu gurun dengan pola guratan-guratan khas. Pola-pola gurun yang membentuk pola unik seperti gurun di Afrika ini membutuhkan waktu ribuan tahun yang dibawa oleh angin. Lokasi indah ini sering dimanfaatkan sebagai tempat pengambilan gambar, prewedding, syuting film, dan lain-lain.

2. Ritual Parangtritis
Ritual dikenal dengan nama Labuhan ini dilakukan saat hari penobatan sultan, peringatan hari penobatan setiap satu dan delapan tahunnya, dan dilakukan saat Sultan akan menggelar hajatan tertentu. Ritual ini akan dipimpin oleh juru kunci pantai dan utusan dari keraton yang akan melarung sesaji ke laut lepas dengan harapan akan mendapatkan berkah, keselamatan, dan ketentraman.

3. Pemandian Air Panas Parawedang
Air yang keluar dari sumber mata air terasa panas, dan hasil penelitian membuktikan bahwa tak ditemukan kandungan sulfur atau belerang di dalamnya. Air pemandian ini dipercaya bermanfaat dapat mengobati berbagai macam penyakit kulit dengan hanya berendam.

Pantai Parangtritis wisata Bantul Yogyakarta

Add Comment