Penanganan Nyeri Payudara (Mastalgia) di Rumah

Nyeri pada payudara atau mastalgia dialami oleh hampir tujuh puluh persen wanita. Nyeri payudara sering kali menimbulkan kekhawatiran akan adanya kanker payudara, sehingga banyak wanita merasa khawatir bila mengalami nyeri payudara. Nyeri pada payudara dapat dialami pada satu sisi payudara atau kedua payudara, bahkan terkadang dapat menyebar hingga ke ketiak.

Nyeri pada payudara dapat dikategorikan pada tiga kelompok berdasarkan penyebabnya, yaitu mastalgia siklik, mastalgia non siklik dan nyeri akibat kelainan pada dinding dada.

  • Mastalgia siklik biasanya terjadi menjelang periode menstruasi dan akan menghilang dengan sendirinya setelah menstruasi selesai. Mastalgia ini sering dialami oleh wanita usia muda (20-30 tahun), dan perimenopause. Nyeri biasanya dirasakan sering kali pada kedua payudara, meskipun seringkali nyeri lebih parah pada salah satu payudara. Sensasi nyeri mastalgia jenis ini payudara terasa berat, sakit dan pegal.

  • Mastalgia non siklik terjadi pada wanita usia lebih tua, antara 30-50 tahun. Mastalgia jenis ini biasanya tidak berhubungan dengan periode menstruasi. Nyeri seringkali dirasakan hanya pada satu payudara. Sensasi nyeri yang dirasakan biasanya rasa terbakar, rasa tarikan, tusukan. Nyeri ini dapat terjadi akibat infeksi payudara, sumbatan pada saluarn payudara, benjolan pada payudara.

  • Mastalgia akibat kelainan dinding dada biasnya terjadi pada satu sisi yang mengalami kelainan, dipengaruhi dengan aktivitas dan dapat muncul bila ada tekanan pada dinding dada. Mastalgia ini bisa muncul saat adanya infeksi pneumonia, herpes zoster pada dinding dada atau pada kostokondritis.

Nyeri pada payudara jarang menunjukkan adanya suatu kanker pada payudara, kecuali bila disertai dengan gejala lain seperti adanya benjolan payudara, perubahan bentuk, kontur permukaan atau warna payudara. Nyeri payudara dapat diatasi sendiri di rumah. Penanganan pertama yang dapat dilakukan, beri penderita kompres air dingin atau air hangat. Berikan penderita bra yang pas dengan ukurannya dengan bahan yang nyaman, terutama saat penderita beraktivitas. Pemberian obat anti nyeri dapat dilakukan, terutama untuk antinyeri yang dapat dibeli bebas, misalnya ibuprofen, dan parasetamol.

Bila nyeri payudara tidak berkurang setelah tiga hari, bawa penderita ke dokter untuk mencari kemungkinan penyebab mastalgia dan mendapatkan terapi yang tepat. Diet mengurangi kopi, lemak dan mengkonsumsi vitamin E oral masih diragukan efektifitasnya dalam menangani nyeri payudara.

Add Comment