Penanganan Pertama pada Sengatan Lebah

Lebah merupakan salah satu binatang yang banyak dijumpai di daerah tropis. Lebah dan tawon seringkali membuat sarang di tempat-tempat seperti pohon, balok kayu, atap rumah, dinding, bahkan di tanah. Tawon merupakan salah satu hewan yang suka pada aroma sisa makanan, atau minuman, bahkan seringkali ia dijumpai sedang terbang disekitar buah yang jatuh dari pohon. Lebah memiliki sengat yang akan patah dan menancap bila ia menyengat mangsanya, sedangkan tawon memiliki sengat yang tetap ada pada ekornya, sehingga ia dapat menyengat berkali-kali.

Sengatan lebah dan tawon kebanyakan tidak membahayakan bila sengatan hanya sekali saja, namun pada orang yang alergi pada sengatannya dapat menimbulkan kondisi yang mengancam jiwa. Bila sengatan terjadi lebih dari sekali dapat  menimbulkan resiko yang lebih besar untuk mengalami reaksi sistemik, sehingga alangkah baiknya bila kita segera mengetahui ciri gejala yang mengancam nyawa sehingga korban sengatan bisa mendapatkan pertolongan cepat dan tepat untuk menghindari komplikasi atau pun efek buruk dari sengatan lebah ataupun tawon.

pertolongan pertama sengatan lebah

Gejala sengatan lebah pada anak umumnya hanya berupa gejala pada kulit, seperti urtikari, bengkak, kemerahan. Sedangkan gejala sengatan lebah pada orang dewasa  seringkali menimbulkan gejala sistemik seperti bengkak seluruh tubuh, lemas, sesak nafas, kesulitan bicara, tekanan darah yang turun secara drastis, bahkan hingga kehilangan kesadaran.

Gejala yang timbul pada sengatan lebah bisa hanya berupa bengkak di lokasi sengatan, gatal dan kemerahan baik hanya di lokasi sengatan ataupun di bagian lain tubuh penderita. Bila bengkak pada bekas sengatan ini kurang dari 10cm, umumnya akan reda dalam 24jam.

Reaksi terhadap sengatan lebah atau tawon yang agak berat, biasanya ditandai dengan bengkak pada bekas sengatan dengan diameter bengkak yang lebih dari 10cm dalam 24 jam setelah sengatan, tanpa disertai reaksi sistemik. Biasanya reaksi seperti ini akan hilang dalam 5jam bila penanganan yang diberikan tepat.

Reaksi terhadap sengatan yang lebih berat bila terjadi reaksi sistemik, dan bila terjadi reaksi ini penderita harus segera dibawa ke unit gawat darurat rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut. Reaksi sistemik setelah sengatan biasanya menimbulkan gejala seperti kesulitan bernafas, kesulitan bicara dan menelan, penderita mual atau muntah, terlihat gelisah, bahkan bisa sampai hilang kesadaran, pusing, mual, muntah-muntah, sesak nafas, seluruh badan kemerahan, denyut nadi bertambah cepat, muka dan mulut bengkak bahkan sampai pingsan.

Penanganan awal yang dapat anda lakukan di rumah, segera pindahkan korban sengatan ke tempat yang lebih aman, periksa bekas sengatan. Bila pada bekas sengatan terdapat sengat lebah, segera kibaskan (tepis, atau dicungkil dari bawah) sengat tersebut. Jangan sesekali mengambil sengat dari atas atau dengan posisi kuku seperti mencubit, karena hal tersebut dapat menambah venom sengat masuk lebih banyak dan cepat ke tubuh penderita. Setelah sengat dipindahkan, segera cuci bekas sengatan menggunakan sabun dan air, kemudian kompres bagian yang tersengat dengan kompres dingin setidaknya selama 20 menit untuk mengurangi bengkak dan rasa sakit yang timbul. Bila bengkak lebih besar diameternya dari 10cm, atau gatal dan nyeri terasa sangat mengganggu, dapat dikurangi dengan mengkonsumsi antihistamin seperti diphenhydramin. Mengoles bekas sengatan dengan calamine lotion atau hidrokortison cream juga membantu mengurangi gejala. Hindari menggaruk bekas sengatan agar bengkak tidak bertambah parah dan tidak terjadi infeksi.

Bila gejala yang timbul lebih berat, segera bawa penderita ke unit gawat darurat untuk mendapatkan pertolongan emergensi.

Menghindari sengatan lebah dapat membantu mengurangi morbiditas kejadian, misalnya dengan menggunakan pelindung tangan, celana panjang dan lengan panjang saat berkebun atau bila berada di daerah yang dicurigai ada sarang lebah atau tawon. Jangan membiarkan sampah sisa makanan atau buah atau minuman dalam kaleng berserakan, karena tawon suka beterbangan disekitar nya. Hindari menggunakan baju bermotif bunga dan cerah juga parfum beraroma bunga karena bisa menarik lebah untuk mendekati anda. Gunakan selalu alas kaki saat bepergian ke tempat yang rawan tawon atau lebah. Hindari memprovokasi sarang tawon atau lebah.

Bila anda alergi, atau pernah mengalami reaksi sistemik yang berat setelah sengatan lebah/tawon, ada baiknya selalu menggunakan jaket bila berkendaraan, atau selalu menaikkan kaca mobil anda sehingga mengurangi resiko kontak dengan lebah/tawon saat di jalan.

Add Comment