Perubahan Psikologis Pada Lansia Atau Wanita Menopause

Perubahan psikologis pada lansia atau wanita menopause sangat penting dalam peranan sosial lansia tersebut, karena hal tersebut akan mempengaruhi beberapa kehidupan si lansia seperti pensiun atau hilangnya pekerjaan si lansia sebelum masa menopause. Ada beberapa gejala perubahan psikologis pada lansia ketika menopause yang sangat menonjol seperti pikun, mudah tersinggung, gugup, tertekan, kesepian, tidak sabar, cemas, tegang (tension), dan depresi.

Perubahan psikologis pada lansia sangat menjadi beban mental bagi para lansia, karena secara perlahan para lansia akan kehilangan apa yang menjadi kebiasaan dan kesenangannya. Tapi justru masa inilah yang dikatakan sebagai masa istirahat untuk para lansia. Jadi di masa ini lansia akan dibebaskan dari beban-beban berat yang ditanggung selama masa muda, di masa ini lansia hanya akan fokus pada kesehatannya saja.

Perubahan psikologis pada lansia atau menopause adalah suatu proses menghilangnya secara perlahan-lahan jaringan untuk memperbaiki diri dan mempertahankan fungsi normal si lansia, sehingga tidak dapat bertahan pada kerusakan yang diderita. Jadi mau tidak mau bagi lansia yang mengalami masa menopause harus siap menerima perubahan tersebut.

Berikut adalah beberapa keluhan perubahan psikologis pada lansia :

  • Ingatan menurun

Pada perubahan psikologis pada lansia ini jelas sekali terlihat ada perubahan yang sebelum menopause dapat mengingat dengan mudah, tetapi sesudah mengalami masa menopause mengalami kemunduran ingatan bahkan pada hal-hal yang sederhana sekalipun.

  • Kecemasan

Banyak lansia yang mengeluh perubahan psikologis pada lansia ini.Pada masa ini lansia menjadi kerap sekali cemas. Kecemasan bisa karena hal-hal kecil seperti contohnya ketika dulu lansia belum mengalami menopause sering keluar kota sendiri tanpa rasa cemas, namun setelah mengalami menopause mereka jadi sangat cemas apabila harus pergi keluar kota sendiri. Pada umumnya kekhawatiran atau kecemasan sangat relatif bagi para lansia yang mengalami perubahan psikologis.wanita menopause

  • Mudah tersinggung

Pada gejala ini sangat mudah terlihat dibandingkan dengan kecemasan, para wanita yang lanjut usia mudah sekali tersinggung pada hal yang menurut nya menyinggung perasaan. Para lansia ini akan mudah sensitive terhadap perasaan mereka.

  • Stres

Proses perubahan psikologis pada lansia ini perlu diperhatikan, karena pada proses ini lansia akan mudah sekali stres terhadap lingkungan sekitar mereka. Jika dibiarkan stres ini akan menggerogoti secara perlahan kesehatan si lansia. Jadi sebisa mungkin kurangi kemungkinan-kemungkinan yang akan membuat si lansia ini menjadi stres.

  • Depresi

Wanita lebih memungkinanakan mengalami depresi dari pada pria, apalagi untuk lansia yang sudah mengalami masa menopause sangat rentan terkena depresi. Lansia yang mengalami depresi akan seringmurung dan sedih, karena harus menerima kenyataan bahwa telat mengalami proses perubahan psikologis pada dirinya.

Diatas sedikit informasi mengenai proses perubahan psikologis pada lansia. Diharapkan tidak terjadi kesalahfahaman dan penanganan terhadap lansia yang mengalami menopause.Karena bagaimanapun juga lansia yang sedang mengalami masa menopause sangat membutuhkan dukungan dari orang-orang terdekat disekitar mereka. Semoga informasi tersebut dapat bermanfaat untuk anda.

Add Comment