Radang Kulit Akibat Racun Serangga Tomcat

Beberapa waktu yang lalu (akhir bulan Maret hingga pertengahan April ini) saya menemukan banyak pasien yang datang memeriksakan diri dengan keluhan muncul kemerah-merahan pada kulit disertai rasa clekit-clekit, sakit dan gatal. Setelah dilakukan pemeriksaan ternyata penderita mengalami dermatitis linearis, yaitu suatu kondisi dimana terjadi peradangan pada kulit akibat racun pederin pada badan serangga seperti tomcat (Paederus riparius) atau serangga genus  Paederus lain.

Tomcat merupakan serangga dari genus Paederus yang hidupdi daerah tropis, di sawah-sawah dan tanaman-tanaman. Tubuhnya berbentuk seperti semut angkrang, namun lebih ramping, ukurannya sekitar 1cm, dengan warna tubuh hitam dan oranye. Serangga ini memiliki sayap kecil, namun tidak digunakan untuk terbang. Serangga genus Paederus akan mengeluarkan racun pederin. Racun pederin terdapat pada tubuh serangga/tomcat yang akan keluar saat bersentuhan dengan kulit.

racun serangga tomcat

Gejala yang dialami awalnya (dalam 24 jam pertama) tidak terasa apapun selain muncul warna kemerahan pada area kulit yang terkena racun pederin.Daerah yang terkena bisa semakin melebar apabila digaruk dan membentuk garis lurus mengikuti alur garukan, sehingga sering disebut sebagai dermatitis linearis. Setelah itu muncul vesikel (bintik-bintik kecil berisi air). Tiga hari kemudian biasanya bintik-bintik tersebut akan membesar dan berubah warnanya menjadi keabu-abuan bahkan pecah dan berair, atau bernanah bila terjadi kontaminasi bakteri pada daerah yang terkena racun. Setelah beberapa hari luka akan mengering dan meninggalkan bekas keropeng/koreng dan kulit akan terasa kasar, kemerahan.

Banyak orang yang  takut luka akibat racun serangga ini bisa membekas, terutama bila yang terkena pada daerah muka. Prinsipnya adalah, jangan sampai terjadi infeksi, bila terjadi infeksi akan lebih sulit lukanya sembuh sempurna. Normalnya luka ini akan menghilang dalam sebulan.

Yang harus dilakukan bila terkena racun serangga tomcat adalah langsung mencuci daerah yang terkena dengan air dan sabun. Jangan sekalipun memegang tomcat, karena begitu kita memegang tomcat maka tomcat akan mengeluarkan racun pederinnya. Bila sudah timbul bintik kecilnya segera beri lotion yang mengandung calamin. Menurut penelitian, pemberian kortikosteroid topikal sangat membantu mengurangi efek racun pederin pada kulit, sehingga diharapkan gejala yang dialami juga tidak terlalu parah. Minum obat-obat antipruritus untuk mengurangi gatal dan obat lain sesuai gejala yang anda alami. Antibiotik tertentu juga disarankan untuk mengobati penyakit ini agar tidak terjadi infeksi pada kulit.

Konsultasikan dengan dokter anda terlebih dahulu bila anda mengalami gejala seperti yang kami sebutkan tadi, karena gejala racun pederin ini seringkali menyerupai penyakit lain seperti herpes zoster, dompo, cacar airatau bahkan eczema. Diagnosis yang tepat akan mendapat obat yang tepat, dengan harapan penyakit segera hilang.

Add Comment