Sekilas tentang Penyakit AIDS/HIV

Drwox.com – AIDS merupakan penyakit yang wajib diwaspadai bersama. Dalam menanggulangi AIDS banyak langkah tak mudah yang harus diperhatikan oleh semua pihak. Untuk itulah diperlukan perhatian dari berbagai pihak yang berwenang termasuk juga pasien dan keluarganya. AIDS adalah singkatan dari Acquired Immunodeficiency Syndrome, penyakit ini merusak sistem imunitas tubuh penderitanya. AIDS merupakan tahap lanjutan dari infeksi HIV. HIV kependekan dari Human Immunodeficiency Virus. Seseorang disebut mengalami AIDS bilamana dalam tes HIV hasilnya positif dan mengalami berbagai infeksi oportunistik. Infeksi oportunistik adalah infeksi yang diakibatkan oleh mikroorganisme tertentu yang biasanya organism tersebut tidak membuat seseorang mengalami infeksi. Namun karena hiv menyerang kekebalan tubuh maka penyakit apapun jadi mudah masuk.

tentang gejala penyakit aids

HIV menurunkan tingkat imunitas (kekebalan) penderitanya. Hal ini menyebabkan pasien dengan HIV susah sekali mempertahankan diri dari berbagai serangan penyakit. Selain menyerang sistem kekebalan tubuh, HIV juga menyerang sistem saraf perifer penderitanya. Maka dari itu akan muncul gejala seperti nyeri otot terutama pada tangan dan kaki. HIV menular melalui kontak langsung, melalui cairan semen dan darah. Penularan HIV dapat melalui berbagai cara, yang paling sering adalah melalui hubungan seksual yang beresiko. Penularan juga bisa terjadi saat transfuse darah, ibu ke bayinya, berbagi jarum suntik dengan orang yang terinfeksi (biasanya suntik narkoba), dan yang terakhir adalah petugas kesehatan. Tidak sedikit petugas kesehatan yang tertular penyakit berbahaya ini, maka hargailah petugas kesehatan di sekitar anda. 😉

Paien yang terinfeksi HIV seringkali tidak mengalami gejala apapun. Namun beberapa tahun kemudian akan mengalami gejala tertentu. Misalnya saat penderita HIV terkena sakit flu maka pasien akan terasa lebih parah dan menderita. Hal ini karena sistem kekbalan tubuh yang menurun drastis. Hampir semua penderita HIV positif akan mengalami AIDS. Namun demikian seorang dengan HIV tidak perlu pesimis, yakinlah pertolongan Allah akan datang.

Pada periode tertentu penderita HIV akan merasa sangat sehat sekali. Namun seiring berjalannya waktu jika penyakit ini tidak segera diatasi makan akan mengakibatkan virus menjadi agresif. Hal ini akan mengakibatkan sistem kekebalan turun sangat drastis. Kelenjar yang ada di leher dan ketiak akan membesar selama beberapa waktu tanpa sebab yang jelas. Gejala lain yang mungkin dialami adalah rasa lelah dan lemas yang berlebihan, demam tinggi, keringat malam, diare yang terus menerus dan penurunan berat badan secara signifikan. Jika gejala berlanjut akan muncul infeksi-infeksi lain. Infeksi tersebar di seluruh organ tubuh, maka dari itu pasien dengan AIDS harus diperhatikan dan diterapi secara khusus agar tidak berlanjut ke hal yang lebih buruk.

Sampai sekarang belum ada obat yang secara khusus dapat menyembuhkan 100% infeksi virus ini. Namun demikian meningkatkan kualitas hidup orang dengan HIV adalah cara yang paling baik untuk sat ini. Penggabungan terapi medis, obat-obatan, psikologis dan aspek social harus digabungkan untuk peningkatan kesehatan pasien. Cara yang paling efektif agar penyakit ini tidak menyebar adalah dengan peduli dan mencegahnya tersebar. Kepedulian bersama diyakini dapat mengurangi penyebaran virus ini. Hindari seks bebas, terutama dengan partner yang beresiko. Jauhi narkoba, apalagi dengan suntik. Yang paling utama taubatan nasuuha serta pertebal iman dan tagwa. Untuk pekerja medis pastikan alat proteksi diri selalu diperhatikan dalam menangani pasien. Semoga HIV/AIDS dapat segera hilang dari bumi Indonesia.

Add Comment