Sekilas Tentang VITAMIN C dan suntik vitamin C

Drwox.com – Vitamin C mungkin sudah tidak asing lagi terdengar di telinga kita. Namun yang sedang popular saat ini adalah fenomena suntik vitamin C. Beberapa kali kami menemui pasien, terutama remaja, baik laki-laki ataupun perempuan, meminta kami untuk menyuntikkan vitamin C ke tubuh mereka. Bahkan tak jarang mereka sudah membawa vitamin C sendiri dari rumah. Entah darimana dapatnya. Isu yang berkembang saat ini adalah suntikan vitamin C dapat mengencangkan kulit, menambah vitalitas tubuh, menghaluskan kulit dan sebagainya. Lalu apakah benar hal itu semua? Silakan baca artikel dibawah ini untuk informasi lebih lanjut.

Suntik vitamin C

DEFINISI Vitamin C

Vitamin C (asam askorbat) adalah salah satu vitamin larut air yang berperan penting dalam menangkal penyakit[1]. Vitamin ini memiliki efek antioksidan, meningkatkan sistem imun, dan dapat membantu absorbsi zat besi pada saluran pencernaan. Vitamin merupakan zat yang tidak dapat dibentuk oleh tubuh manusia, sehingga untuk mencukupi kebutuhan akan vitamin ini harus didapat dari makanan sehari-hari[2]. Vitamin C juga merupakan terapi alternatif pada terapi kanker[3].

Kebutuhan vitamin C tiap orang berbeda tergantung usia, kebiasaan dan aktivitas. Pada remaja, beberapa kebiasaan yang berpengaruh terhadap kebutuhan vitamin C adalah merokok, konsumsi kopi, minuman beralkohol. Kebiasaan tersebut dapat menghilangkan/mengurangi kadarvitamin C yang beredar dalam darah. Kebutuhan vitamin C juga meningkat pada kondisi stres, demam, infeksi dan aktivitas yang berlebihan1.

Vitamin C juga sangat dibutuhkan oleh tubuh dalam pembentukan kolagen pada tulang, kartilago, otot dan pembuluh darah[4].

KEUNTUNGAN Vitamin C

–          Konsumsi vitamin C 500mg perhari dapat mengurangi kontraktur akibat gout artritis

–          Konsumsi vitamin C dosis tinggi yang diiringi dengan konsumsi banyak air juga dapat mengurangi sel-sel artritis sehingga mengurangi kejadian serangan gout artritis[5].

–          Vitamin C injeksi dosis tinggi yang diberikan secara kontiniu dapat digunakan sebagai terapi alternatif kanker. Selain membantu mengurangi sel kanker itu sendiri, konsumsi vitamin C dosis tinggi juga dapat mengurangi nyeri akibat kanker.

–          Vitamin C dapat membantu menambah kekebalan tubuh terhadap infeksi virus dan penyakit, misalnya pada penyakit influenza atau common cold, konsumsi vitamin C dapat mempercepat penyembuhan pada penyakittersebut. Konsumsi vitamin C sebesar 600 mg – 1 gram perhari sebelum latihan fisik berat seperti maraton dapat mencegah  terjadinya infeksi saluran pernafasan atas yang sering terjadi setelah latihan fisik berat2.

–          Vitamin C merupakan antihistamin alami, sehingga dapat menurunkan resiko terjadinya alergi atau serangan asma

–          Vitamin C membantu memperkuat jantung dan pembuluh darah, sehingga mencegah terjadinya penggumpalan darah pada vena dan arteri, pengerasan pembuluh darah, serangan jantung, stroke, tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi2.

–          Vitamin C dapat mengurangi transmisi virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) dari  ibu ke bayinya yang baru lahir (newborns) apabila vitamin C dikonsumsi bersamaan dengan vitamin B dan E.

–          Konsumsi vitamin C 100-250 mg sekali atau duakali sehari dapat membantu mengobati penyakit scurvy (penyakit yang terjadi akibat kurang vitamin C, biasanya ditandai dengan perdarahan pada gusi, lebam-lebam pada badan dan siku).

CARA mendapatkan Vitamin C

Kebutuhan vitamin C dapat diperoleh dari konsumsi aneka sayur dan buah seperti jeruk, tomat, arbei, brokoli, bayam, cabe merah, bunga kol, kol,stroberi, asparagus, susu, mentega, kentang, ikan dan hati1. Vitamin C yang didapat dari buah jeruk segar jauh lebih baik daripada jus kemasan yang siap minum, karena vitamin C yang didapat dari jeruk segar memiliki komponen yang lebih aktif.

Dosis vitamin C minimal yang dianjurkan untuk konsumsi perhari adalah 45-75 mg/hari untuk orang dewasa sehat. Pada perokok sebaiknya mengkonsumsi tambahan vitamin C sebanyak 35 mg perhari.

Penggunaan vitamin C intravena akan membuat kadar vitamin C pada plasma darah 25 kali lebih besar dibanding konsumsi oral. Pada konsentrasi tinggi ini vitamin C dapat membunuh sel kanker3.

EFEK SAMPING Vitamin C

Efek samping dapat muncul jika konsumsi berlebihan. Efek samping yang muncul diantaranya adalah insomnia, fatigue, mual. Dapat pula terjadi iritasi esofagus, rasa panas di ulu hati (heart burn), kram usus, lelah, flushing (kemerahan pada kulit, pusing, ngantuk dan diare. Efek samping yang lebih parah seperti batu ginjal, erosi gigi, pembekuan darah pada tungkai.

Penggunaan vitamin C lebih dari 2000 mg sehari kemungkinan tidak aman karena menyebabkan banyak sekali efek samping2seperti batu ginjal dan diare.

PERHATIAN

Pada pasien dengan gangguan ginjal, gagal ginjal atau penderita yang menjalani cuci darah sebaiknya tidak melakukan injeksi vitamin C dosis tinggi3.

–          Pada pasien dengan kelebihan zat besi seperti pada kasus thalasemia dan hematokromatosis2, penggunaan vitamin C akan mempercepat penyerapan (absorbsi) zat besi tersebut.

–          Penggunaan vitamin C pada ibu hamil dan menyusui dinilai aman bila penggunaannya sekitar 120 mg perhari. Bila konsumsi vitamin C berlebihan pada saat hamil dapat menyebabkan masalah pada bayi baru lahir2.

–          Penggunaan vitamin C diatas 300 mg perhari dapat meningkatkan kematian akibat penyakit jantung karena dapat meningkatkan gula darah.

*ditulis oleh drQQ dari berbagai sumber*


[1]www.wikipedia.org tanggal 17-04-2012 judul Vitamin C

[2]www.nlm.nih.gov tanggal 17-04-2012 judul Vitamin C (Ascorbic acid)

[3]www.canadianmedicaljournal.ca/content/174/7/937.full judul Intravenously administered vitamin C as cancer therapy:three cases. By: sebastian J. Padayatty, Hugh d. Riordan, stephen m.hewitt, arie katz, l. John hoffer, mark levine CMAJ March 28, 2006 vol 174 no. 7 doi: 10.1503/cmaj.050346

[4]www.ehow.com/facts_5586296_benefits-liquid-vitamin-c_.html judul What are the Benefits of Liquid Vitamin C?

[5]www.ehow.com/about_6690034_canadian-research-vitamin-pain.html judul Canadian Research of Vitamin C for Pain tanggal 17-04-2012. By Annmicha Blugh,

Add Comment